10 HARAPAN PEMBANGUNAN JIC

10 HARAPAN PEMBANGUNAN JIC

JIC – Memang, tak dapat dipungkiri, noda hitam Lokres Kramtung telah memberi citra tersendiri bagi Provinsi DKI Jakarta. Jakarta adalah kota metropolis tempat bersatunya berjuta ketaatan dan berjuta kemaksiatan. Tempat sumber kemajuan material sekaligus sumber dari kehancuran pola pikir dan pola sikap masyarakatnya.

Dalam kerangka inilah, gagasan pendirian Jakarta Islamic Centre (JIC) menemukan relevansinya. Dibangunnya JIC ini diharapkan mampu mengubah dan akhirnya menghilangkan secara total noda dari ‘tanah hitam’ lokres Kramat Tunggak. Jakarta yang dulu didirikan oleh semangat dakwah Islam, kini tidak lagi ternodai oleh hiruk pikuk dunia hitam. Seolah kembali ke asalnya, Jakarta kembali memancarkan cahaya Islam yang terang benderang yang diharapkan mampu mampu menyinari bukan hanya kota Jakarta khususnya namun juga Indonesia serta dunia Islam umumnya.

Pembangunan JIC mempunyai sejumlah harapan yang muncul dari seluruh stakeholders-nya. Harapan-harapan ini terekam dari sejumlah pertemuan curah gagasan tentang pendirian JIC yang dihadiri oleh representasi umat Islam Jakarta, seperti para ulama, cendikiawan, da’i, tokoh-tokoh masyarakat, unsur-unsur ormas serta para pejabat terkait Pemprov DKI Jakarta. Harapan-harapan itu adalah:

Pertama: The Centre Of Showing of The Islamic Culture.

Keberadaan JIC dibekas lokalisasi WTS Kramtung diharapkan dapat menghapus citra negatif yang telah melekat pada daerah tersebut, mengembangkan dan meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitarnya, sekaligus mengubah citra kawasan yang negatif menjadi lebih baik (citra amoral menjadi citra agamis). Di sisi lain, perencanaan fisik JIC diarahkan sebagai “The Centre of Showing” dari kehidupan dan budaya Islam, dengan karakter fisik menjadi sebagai bangunan centrum di area tersebut dan semua bangunan dihubungkan dengan poros yang kuat dalam akses satu dengan lainnya dan arah kiblat adalah orientasi utama.

Kedua: Monumental

Sebagai Pusat Pengembangan Islam di Jakarta, JIC mempunyai nilai monumental tinggi, tapi tetap ramah dan akrab sesuai dengan fungsinya serta menjadi kebanggaan masyarakat Jakarta.

Ketiga: Citra Islami

JIC diharapkan mempunyai gaya arsitektur bernuansa betawi yang kental dengan nilai-nilai Islam.

Keempat: Pilot Project Nasional

JIC diharapkan menjadi pionir atau percontohan dari konsep Islamic Centre di Jakarta dan dikenal secara international, yang dapat dijadikan sebagai percontohan bagi daerah bahkan Negara lainnya.

Kelima: Integrasi Fungsi Sosial dan Komersial.

Fungsi sosial dilakukan melalui kegiatan ritual peribadatan, dakwah, birena, kajian, layanan umat, pengelolaan ZIS dan wakaf, seni budaya, CD (Community Development), perpustakaan, pusat data dan informasi. Sementara fungsi komersial dilakukan melalui penyelenggaraan kegiatan usaha dan pengembangan bisnis Islami. (Bersambung…)

Sumber: Jakarta Islamic Centre Dari Ufuk Timur yang Cemerlang

Pusat Data JIC

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

KU GADAIKAN IMAN DEMI CINTA PART I

Read Next

APLIKASI ALQURAN KEMENAG VERSI WEB SUDAH BISA DIAKSES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + 19 =