BEBERAPA PENDIDIKAN AKHLAK BAGI ANAK

JIC – Anak yang terlahir ke dunia merupakan perhiasan sekaligus aset atau harta bagi kedua orangtua. Setiap orangtua tentu menginginkan anak-anaknya menjadi penghibur serta menjadi penghias bagi hidup orangtua. Namun keinginan orangtua terhadap anak tidak hanya sebatas sebagai penghibur saja, melainkan setiap orangtua menginginkan anak-anaknya kelak dapat mengangkat martabat orang tua baik di tengah masyarakat maupun di hadapan Allah SWT.

Namun untuk mencapai keinginan tersebut tidaklah semudah yang kita bayangkan. Artinya ada sebuah proses yang kita lakukan dalam menggapai suatu keinginan. Sebelum kita berharap tentang anak yang kita inginkan, sebagai orang tua kita harus menyadari peranan dan tanggung jawab kita.

Setiap orangtua mempunyai tanggung jawab bukan hanya untuk merawat dan membesarkan anak atau menafkahi anak, akan tetapi jauh lebih penting dan utama adalah orangtua bertanggung jawab dalam mendidik anak yang telah diamanahkan.

Dari Abu Hafsh Umar bin Abu Salamah, anak tiri Rasulullah SAW, ia berkata: Sewaktu saya dan anak-anak dulu tinggal di bawah asuhan Rasulullah SAW dan pada saat itu tanganku meraih (makanan) dalam baki besar, Rasulullah bersabda kepadaku: “Wahai bocah, Sebutlah nama Allah Ta’ala, makanlah dengan tangan kananmu dan ambillah yang ada di depanmu.” Lalu selanjutnya begitulah caraku makan.

(HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam Islam orangtua dianjurkan untuk mendidik anak untuk menjadi anak yang berakhlak, dari hadits di atas, kita memperoleh beberapa pendidikan akhlak bagi anak-anak sebagai berikut:

  1. Orangtua harus senantiasa tanggap terhadap prilaku anaknya yang tidak sesuai dengan Islam. Jadi, orangtualah yang harus istiqamah menjaga akhlak Islam supaya anak-anaknya dapat mencontoh dan melakukan akhlak yang baik.
  2. Dalam mendidik akhlak anak, orangtua tidak perlu menyediakan waktu khusus, tetapi setiap saat orangtua harus menyampaikannya kepada anak-anaknya. Sebagai contoh, ketika anak salah dalam sopan santun, maka orangtua harus segera membetulkannya.
  3. Membiasakan anak-anak makan bersama keluarga agar mereka tahu akhlak dan sopan santun menghargai orang lain. Dengan membiasakan duduk dan makan bersama dengan tertib dengan saudara-saudaranya, ibu dan bapak ataupun dengan tamu, maka orangtua telah mendidiknya secara praktis tanggung jawab anak dalam menghargai hak-hak orang lain. [[email protected]@]

Sumber: Ensiklopedi Keluarga Sakinah VII

Photo: [[email protected]@]

Write a Reply or Comment

fourteen − twelve =