BELAJARLAH DARI SEMUT

Belajarlah Dari Semut

JIC – Mungkin selama ini kita menganggap remeh hewan atau binatang-binatang kecil yang hidup disekitar kita, contohnya saja semut. Kita mungkin kurang begitu memerhatikan bagaimana tingkah dan perilaku semut dan gerombolannya. Ketika kita mencermatinya, maka akan kita dapati beberapa pelajaran hidup yang luar biasa. Diantaranya:

  1. Saling menyapa, menyambung silaturahim

Mungkin kita sering jumpai bagaimana semut saat bertemu dengan temannya, mereka berhenti sebentar untuk salaman dan menyapa, ini membuktikan mereka sangat peduli satu sama lain, mereka tidak apatis dan tetap ramah dengan sesamanya. Bagaimana dengan kita yang hidup di era serba gadget dan internet sekarang ini?

  1. Tidak pantang menyerah

Coba perhatikan ketika semut sedang berjalan, hadang perjalanan mereka dengan jari kita, maka mereka akan mencari jalan lain yang bisa dilewati, kemudian tutup lagi jalan mereka dengan jari, mereka akan tetap mencari jalan lain, ini menandakan seekor semut tidak mengenal putus asa. Mereka selalu menggunakan plan B ketika gagal di plan A, dan seterusnya. 3. Peduli sesamanya

Pernahkah anda perhatikan ada seekor semut yang terluka? ketika ada seekor semut yang terluka , ternyata banyak teman-teman mereka yang menghampirinya, sepertinya mereka ingin menolong dan mengucap turut berduka cita atas musibah temannya. Ini sungguh luar biasa, Subhanallah… bila ada waktu coba sahabat Ummi luangkan waktu untuk melihat tingkah semut-semut ini.

  1. Sikap gotong royong

Ketika segerombolan atau seekor semut menemukan makanan yang besar, mereka akan segera memanggil teman-teman mereka untuk menggotong makanan tersebut, atau mencuil-cuil makanan tersebut dan dibagi-bagi, mereka juga bergotong royong untuk mengangkat makanan tersebut, menyimpannya ketempat yang lebih aman.

Subhanallah… semua adalah kebesaran Allah, bahkan hewan sekecil semut sekalipun ternyata bisa kita ambil pelajaran, sikap dan perilakunya. Apalagi menurut riwayat, semut selalu bertasbih dan meminta pertolongan hanya kepada Allah, seperti diriwayatkan dalam sebuah kisah, Ahmad menceritakan, bahwa Waki’ memberitahukan kami, Mus’ir memberitahu kami, dari Zaid Al-Ami, dari Abu Shadiq Al-Naji. Dia bercerita, Sulaiman bin Dawud pernah hendak pergi mencari air (maksudnya: shalat istisqa’, meminta hujan kepada Allah SWT), lalu ia melihat seekor semut dengan bersandar ke punggungnya dan mengangkat kedua kaki depannya ke langit mengucapkan, “Sesungguhnya kami adalah salah satu makhluk dari makhluk-makhluk-Mu, kami sangat butuh siraman dan rezeki-Mu. Baik Engkau akan mengucurkan air dan rezeki kepada kami atau membinasakan kami.” Kemudian Sulaiman bertutur (kepada kaumnya), “Kembalilah pulang, kalian akan diberi air (hujan) melalui do’a dari makhluk selain kalian.” (HR. Imam Ahmad). Kisah ini menunjukkan bahwa semut pun meminta pertolongan hanya kepada Allah, bahwa semut pun mengandalkan dan menyandarkan masalah hidupnya hanya kepada Allah. Maha Suci Allah.

Sumber: Ummi online

 

 

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

AYAT-AYAT AL QUR’AN YANG TENTANG PUASA

Read Next

PENGUSAHA ASING SERIUSI SERTIFIKASI HALAL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × three =