Jadwal Sholat
Subuh
Dzuhur
Ashar
Maghrib
Isya
04.42
12.08
15.07
18.11
19.16

Agenda Kegiatan

Buku Saku JIC

Haji & Hijrah Peradaban untuk Kemashlahatan Bangsa
Tuesday, 05 January 2010

(No.12 Tahun 5, Oktober 2009) Selama lima ratus tahun Islam menguasai dunia dengan kekuatannya, ilmu pengetahuan dan peradabannya yang tinggi (Jacques C. Reister). Saban taun, ratusan ribu anak bangsa ini pergi haji. Mereka tidak sekedar menjalankan kewajiban untuk menggenapi kekurangan rukun Islamnya, tetapi pada hakekatnya mereka juga melakukan hijrah.Read more...

Khutbah Idul Adha 1430 H

Kesediaan Berkurban: Titik Tolak Pembangunan Kesejahteraan Bangsa
Monday, 23 November 2009
.: Oleh : Didin Hafidhuddin :. Semangat berkorban dari Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS beserta keluarganya, demikian pula Rasulullah SAW dan para sahabatnya harus kita implementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari.Read more...
-----------------------------------------------------------------------

Detail informasi... Klik gambar
 
Tanya Katalog/ Koleksi Perpustakaan JIC
 
  
PUSTAKAWAN 1                 PUSTAKAWAN 2
-----------------------------------------------------------------------

Click to join Komunitas-JIC
Gabung di Komunitas-JIC, untuk mengikuti setiap
perkembangan event JIC secara update
 
Share on facebook
Di Libya, Hafizh Qur'an Sederajat Sarjana PDF  | Print |

Sedikit yang tahu jika Libya sebenarnya memiliki jutaan orang yang hapal (hafizh) kitab suci al-Qur'an. Seperlima dari jumlah penduduk negeri Moammar Qadzafi itu ditaksir hapal al-Qur'an di luar kepala. Pihak pemerintahan Libya pun "memuliakan" para hafizh ini dengan menyetarakan mereka dengan lulusan perguruan tinggi atau sarjana.

Banyaknya para hafizh al-Qur'an ini tak lepas dari peran pesantren-pesantren lokal, semisal Zawiyah, Khalawi, dan Kuttab, yang banyak tersebar di hampir seluruh wilayah Libya, baik di kota atau pun desa-desa, bahkan hingga di pelosok.

Sekretaris Jenderal Universitas Dakwah Islam Internasional Libya, Prof. Dr. Muhammad Ahmad as-Syarif menyatakan, dari 5 juta total penduduk Libya, hampir seperlimanya hafal al-Qur'an.

"Lembaga-lembaga pendidikan keagamaan tradisional di Libya setiap tahunnya banyak melahirkan para penghapal al-Qur'an. Jumlahnya jutaan. Itu belum termasuk yang hanya hafal setengah al-Qur'an atau seperempatnya," terang as-Syarif.

Hal yang menjadikan para hafizh al-Qur'an di Libya berbeda dari negara lainnya adalah bentuk apresiasi dan pemuliaan dari pihak pemerintahannya. Para hafizh al-Qur'an itu disetarakan derajat akademiknya dengan para lulusan perguruan tinggi.

"Dalam masalah pekerjaan, derajat mereka sama dengan para sarjana, meskipun umurnya belum genap 16 tahun. Mereka dapat upah kerja yang setara dengan upah para sarjana," kata as-Syarif.

Diakui oleh as-Syarif, inisiatif dan kebijakan pemerintahan Libya untuk memberikan honor yang tinggi kepada para hafizh al-Qur'an itu datang dari Pemimpin Revolusi dan Presiden Libya sendiri, Moammar al-Qadzafi. (L2/iol/eramuslim)

Trackback(0)
Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy