Jadwal Sholat
Subuh
Dzuhur
Ashar
Maghrib
Isya
04.42
12.08
15.07
18.11
19.16

Agenda Kegiatan

Buku Saku JIC

Haji & Hijrah Peradaban untuk Kemashlahatan Bangsa
Tuesday, 05 January 2010

(No.12 Tahun 5, Oktober 2009) Selama lima ratus tahun Islam menguasai dunia dengan kekuatannya, ilmu pengetahuan dan peradabannya yang tinggi (Jacques C. Reister). Saban taun, ratusan ribu anak bangsa ini pergi haji. Mereka tidak sekedar menjalankan kewajiban untuk menggenapi kekurangan rukun Islamnya, tetapi pada hakekatnya mereka juga melakukan hijrah.Read more...

Khutbah Idul Adha 1430 H

Kesediaan Berkurban: Titik Tolak Pembangunan Kesejahteraan Bangsa
Monday, 23 November 2009
.: Oleh : Didin Hafidhuddin :. Semangat berkorban dari Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS beserta keluarganya, demikian pula Rasulullah SAW dan para sahabatnya harus kita implementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari.Read more...
-----------------------------------------------------------------------

Detail informasi... Klik gambar
 
Tanya Katalog/ Koleksi Perpustakaan JIC
 
  
PUSTAKAWAN 1                 PUSTAKAWAN 2
-----------------------------------------------------------------------

Click to join Komunitas-JIC
Gabung di Komunitas-JIC, untuk mengikuti setiap
perkembangan event JIC secara update
 
Share on facebook
Persoalan Zakat akan Dibawa ke Muktamar NU PDF  | Print |

JAKARTA--Ketua Panitia Halaqah H M. Cholil Nafis meyatakan beberapa persoalan penting dalam pengelolaan zakat akan dibahas dalam arena Muktamar NU ke-32 di Makassar pada pertengahan Maret mendatang. ''Dalam draft materi sudah dibahas persoalan zakat dan tinggal diruncingkan saja,'' tandas Cholil yang juga Wakil Ketua PP Lembaga Bahtsul Masa'il.

Sementara Ketua Pengurus Pusat Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah (Lazis) NU, Prof DR Fathurrahman Rauf, juga mendukung gagasan pengelolaan zakat oleh ormas. Menurutnya, jika pemerintah ingin mengambilalih pengelolaan zakat, maka zakat harus sepenuhnya dikelola seperti pajak dan tidak bisa diserahkan kepada kalangan atau lembaga profesional.

Pada kesempatan yang sama, pembicara lainnya, Ketua PBNU Ridwan Lubis, menegaskan bahwa secara teoritik semua mengakui bahwa diantara semua agama, Islam yang paling lengkap konsepnya dalam pengaturan pranata ekonomi. Mulai dari zakat, infaq, sodaqoh, hibah, waris, wasiat dan lainnya.

''Semestinya apabila konsep ideal ini telah dapat diturunkan ke dalam teori menengah dan teori operasional, maka posisi umat Islam tidak lagi berada di arus pinggir pembangunan. Namun kenyataannya adalah konsep yang ideal itu belum dapat menyejahterakamn umat Islam secara substantif,'' tegasnya.

 

Trackback(0)
Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy