BERZIARAH KE MAKAM KHULAFAUR RASYIDIN

JIC – Istilah “khulafaur rasyidin” terdiri dari dua suku kata, yakni khulafa’, bentuk jamak dari kata khalifah, sedangkan kata yang berikutnya ialah rasyidun, bermakna orang bijak dan cerdas.

Istilah tersebut digunakan untuk menyebut empat pemimpin Islam pertama yang dipercaya oleh umat Islam sebagai penerus kepemimpinan Nabi Muhammad setelah ia wafat. Keempat khalifah tersebut dipilih bukan berdasarkan keturunannya, melainkan berdasarkan konsensus bersama umat Islam.

Istilah ini kemudian diperluas, mencakup siapa saja khalifah umat Islam yang memenuhi kriteria sebagaimana keempat khalifah itu. Dalam kasus ini, Umar bin Abd al-Aziz, termasuk dalam kategori ini. Eksistensi keempat khalifah itu, bisa disaksikan hingga kini melalui jejak makam yang masih bertahan.

Abu Bakar dan Umar bin Khatab

Abu Bakar memerintah  selama 632-634 M. Ia bergelar as-Shiddiq. Banyak capaian yang berhasil ia torehkan. Mertua Rasulullah SAW ini memerangi para pengaku nabi dan pelanggar zakat. Selama dua tahun memimpin, Islam berkembang pesat. Kekuasaannya mencapai Persia. Ia meninggal pada 634 M di usia akibat sakit yang ia derita.

Sedangkan, Umar bin Khatab adalah khalifah kedua dan berkuasa selama 634-644 M. Sosok bergelar al-Faruq itu mampu membawa Islam di Jazirah Arabia, Palestina, Suriah, sebagian besar wilayah Persia, dan Mesir. Ia meninggal pada 644 M akibat terbunuh oleh  seorang zoroastrianis, budak fanatik dari Persia bernama Abu Lu’lu’ah. Baik Abu Bakar dan Umar dimakamkan di Masjid Nabawi, berdampingan tak jauh dari makam Rasul.

Utsman bin Affan

Terlahir dari Quraisy, Utsman memiliki bakat kepemimpinan. Ia bergelar Dzunnurain karena menikahi dua putri Nabi dan menjadi khalifah ketiga menggantikan Umar selama periode 644-655 M.

Salah satu pencapaian terbesarnya ialah mengodifikasi Alquran dalam satu rasm yang lantas terkenal dengan sebutan Mushaf Utsmani. Selama 12 tahun masa kepemimpinannya, Islam berkembang hingga ke Armenia, Tunisia, Siprus, Rhodes, dan bagian yang tersisa dari Persia, Transoxania, dan Tabaristan. Ia wafat pada  1655 M akibat dibunuh. Makamnya kini bisa dikunjungi di Kompleks Makam Kuno Baqi’ Madinah.

Ali bin Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah keempat menggantikan Utsman bin Affan. Masa Jabatan menantu Rasulullah tersebut berlangsung lima tahun. Selama berkuasa, terjadi intrik politik yang berujung pada perang saudara. Pada 20 Ramadhan 40 H (660 M), Ali terbunuh oleh salah seorang anggota Khawarij yaitu Abdullah bin Muljam. Kini, peristirahatan terakhirnya bisa dikunjungi di Najaf, Irak.

Sumber : republika.co.id

Write a Reply or Comment

1 + 10 =