CEGAH KEKERASAN TERHADAP ANAK, KEMENAG SEGERA TERBITKAN PMA

JIC, JAKARTA–Kementerian Agama (Kemenag) segera menerbitkan lahirnya Peraturan Menteri Agama (PMA) untuk Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Terhadap Anak di Satuan Pendidikan Berbasis Agama.

“Kemenag akan menargetkan dalam waktu satu bulan PMA tersebut selesai, sehingga dapat segera disosialisasikan,  ujar Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, di Jakarta, ahad (12/1/2020).

Dirinya menambahkan PMA yang akan diterbitkan Kemenag ini terkait instruksi Presiden Jokowi sebelumnya agar jajaran kementerian untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak.

“Penerbitan PMA tersebut sifatnya sangat mendesak mengingat sampai saat ini di lingkungan Kemenag belum ada regulasi yang mengatur masalah pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak,” ungkapnya.

Menurut Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini pun,  kasus-kasus kekerasan terhadap anak setiap bulan frekwensinya semakin meningkat. Sehingga diharapkan PMA tersebut dapat memberikan panduan kepada para guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Kemenag dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak.

Zainut menjelaskan PMA tersebut setidaknya akan memuat tiga masalah, yakni: mengoptimalkan pencegahan kekerasan terhadap anak melalui satuan pendidikan, keluarga dan masyarakatm membuat sistem layanan pengaduan terkait kasus-kasus anak dna ketiga, membangun sistem  manajemen informasi penanganan kasus anak menuju penanganan yang  lebih komprehensif.

 

Ia menuturkan PMA nantinya akan lebih meprioritaskan pada aspek pencegahan. Aksi pencegahan dilakukan dengan berbagai model kampanye, model-model sosialisasi dan edukasi publik, yang bukan hanya menarik tapi memunculkan kepedulian sosial pada persoalan kekerasan pada anak.

“Presiden sangat berkomitmen untuk terus mengoptimalkan upaya pencegahan, penanganan dan rehabilitasi terhadap masalah kekerasan anak,  agar anak-anak Indonesia tumbuh menjadi pribadi yang unggul dan berkarakter,” pungkasnya. []

 

Sumber: Islampos.com

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

PUTRA MAHKOTA UEA: INDONESIA JADI CONTOH ISLAM YANG DAMAI

Read Next

ETIKA DAN HIKMAH PINJAM-MEMINJAM DALAM ISLAM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − 10 =