COVID-19 DI JAKARTA: TRANSISI PSBB DILANJUTKAN, PASAR DAN KRL DIAWASI KETAT

ANTARA
Image captionGubernur Jakarta mengatakan ada dua area utama yang sering terjadi penularan Covid-19, yakni pasar dan KRL.

JIC— Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan masih perlu ada peningkatan kedisiplinan masyarakat.

Anda dapat mencari tahu, bagaimana update kasus positif di daerah Anda melalui data interaktif BBC Indonesia. Masukkan nama kelurahan dan kecamatan yang ingin Anda ketahui datanya.

Anies Baswedan menyatakan, berdasar evaluasi, transisi PSBB di Jakarta akan diteruskan hingga 14 hari ke depan, yakni hingga 16 Juli 2020.

Ini karena masih perlu ada peningkatan disiplin masyakarat dalam mematuhi protokol Covid-19.

“Masih perlu ada peningkatan disiplin masyarakat dalam tiga aspek, penggunaan masker, cuci tangan secara rutin dan jaga jarak,” kata Anies dalam jumpa pers pada Rabu (01/07).

“Ada dua area utama yang sering terjadi penularan yakni pasar dan KRL,” jelas Anies.

Pasar dan KRL diawasi ketat

Dalam catatan ada 19 pasar yang sempat ditutup dalam periode satu bulan ini.

“Ke depan unsur TNI, polisi, ASN akan diterjunkan untuk awasi ketat pasar. Total ada 300-an pasar yang akan diawasi ketat,” kata Anies.

Cara pengendalian pasar dalam 14 hari ke depan diubah, yakni pengaturan ganjil genap ditiadakan dan jam operasional dikembalikan seperti semula, dipanjangkan.

Sehingga yang dikendalikan adalah jumlah orang yang masuk pasar.

“Pengunjung pasar tidak boleh lebih dari 50% kapasitas pasar pada satu waktu dan ini dikendalikan dengan menempatkan petugas di pintu-pintu masuk,” tegas Anies.

Sedangkan untuk KRL, secara umum jajaran TNI, polisi dan pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan KCI (pengelola KRL) untuk bsia memantau pengaturan penumpang di KRL.

Dalam evaluasi masa transisi PSBB Jakarta pada bulan Juni, disebut tempat lain relatif terkendali baik itu pertokoan, perkantoran, serta kendaraan umum seperti MRT.

Tidak bertujuan menurunkan kurva

Sejak Jumat (26/06), jumlah kasus positif di Jakarta terlampaui oleh Jawa Timur, walau jumlah tambahan kasus baru per hari masih di atas 100 orang.

Pada hari Rabu (01/07) misalnya ada tambahan 217 orang positif di Jakarta, ini tambahan tertinggi dibanding provinsi lain.

Kini di Jakarta total ada 11.637 orang yang positif Covid-19 sedangkan di Jawa Timur ada 12.321 orang.

Dari total kasus positif di Jakarta tersebut, 6.680 orang dinyatakan sembuh dan 632 orang meninggal dunia.

“Kita tidak bertujuan menurunkan garis, karena kalau menurunkan garis berarti mengurangi testing. Jadi kita tingkatkan testingnya, menjangkau orang-orang tanpa gejala tapi positif. Jadi tujuan kita adalah menurunkan wabahnya,” kata Anies.

Lebih lanjut Anies menjelaskan saat ini posisi testing di Jakarta adalah 7,6% dengan jumlah tes PCR 14.258 orang/1 juta penduduk.

“Ini sudah di atas yang diharuskan WHO yakni 11.000 tes per minggu di Jakarta, berdasar data jumlah penduduk Jakarta,” jelas Anies.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, kasus positif masih tersebar di 262 kelurahan dari total 267 kelurahan.

Dalam tabel berikut Anda dapat mengetahui berapa banyak kasus positif, PDP, dan ODP yang masih ada di daerah Anda. Silakan ketikkan nama kelurahan atau kecamatan yang ingin Anda ketahui dalam tabel berikut ini:

Virus corona di Jakarta

Bagaimana penyebaran virus corona di daerah Anda?

Masukkan nama kecamatan atau kelurahan di DKI Jakarta untuk info lebih lanjut.

Kerumunan di masa transisi PSBB

Sepanjang masa transisi PSBB tahap pertama pada bulan Juni ada sejumlah sorotan di antaranya kerumunan yang terjadi pada saat Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan di kawasan Sudirman pada Minggu (21/06) serta kerumunan warga yang berolahraga di GBK (Gelanggang Bung Karno) pada pekan sebelumnya.

wisataHak atas fotoANTARA/GALIH PRADIPTA
Image captionWarga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di kawasan Jalan Sudirman Jakarta, Minggu (21/06).

Selain itu terjadi pula klaster pasar tradisional pada pekan ketiga Juni. Sedikitnya terdeteksi 152 orang pedagang pasar positif virus corona hingga Selasa (23/06).

Berdasar data Ikatan Pedagang Pasar Indonesia, ada 20 pasar tradisional yang menjadi klaster penularan Covid-19 di DKI Jakarta antara lain Pasar Kramat Jati, Perumnas Klender, Kebayoran Lama, Pasar Palmerah, Pasar Puri Indah dan Pasar Tanah Abang.

covid-19, pasar, virus coronaHak atas fotoANTARA
Image captionData Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat lebih dari 400 pedagang di 93 pasar terinfeksi virus corona per Minggu (14/06)

Sesuai keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada awal Juni, pembukaan pasar seharusnya dilakukan dengan cara ganjil genap bagi pedagang.

Anies mengatakan penerapan ganjil genap ini bertujuan untuk mengurangi kapasitas di pasar itu hingga 50%.

“Memang saat ini kapasitasnya hanya boleh 50% dulu demi keselamatan pedagangnya juga. Jadi ini bukan semata-mata bukan soal ganjil dan genap, ini soal keselamatan pedagang, keselamatan pembeli,” ujar Anies pada Rabu (16/06).

Covid-19Hak atas fotoAFRIADI HIKMAL/GETTY

Anies Baswedan pada Kamis (04/06) memutuskan memperpanjang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena masih ada 66 RW yang berstatus ‘perlu mendapat penanganan khusus’ dan akan ‘diawasi ketat’.

Tak ditetapkan berapa lama perpanjangan PSBB ini akan diterapkan. Pemprov DKI akan terus memantau indikator penularan virus corona.

“Namun bila ada indikator penularan virus corona yang mengkhawatirkan status transisi ini dapat ditarik seketika,” tegas Anies saat itu.

Dua pekan usai pengumuman tersebut, pejabat yang menangani RW-RW terkait, melaporkan daerahnya ‘siap menuju zona kuning’.

Pada Kamis (25/06), Anies menyatakan dari 66 RW tersebut tersisa 5 RW yang masih berstatus zona merah. Namun ada tambahan 22 RW baru dalam zona merah, sehingga total terdapat 27 RW zona merah.

coronaHak atas fotoREUTERS
Image captionSeorang dokter memakai kostum Transformers di sebuah rumah sakit di Bogor yang menangani pasien Covid-19.

Anies menetapkan bulan Juni sebagai masa transisi dan mengizinkan sejumlah kegiatan beroperasi kembali.

Catatannya harus memberlakukan protokol Covid-19, seperti mengenakan masker, mencuci tangan/ menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak (physical distancing) dengan orang lain, serta gedung/ruangan/tempat dan angkutan umum hanya berkapasitas 50%.

Berikut jadwal pelonggaran yang ditetapkan Anies Baswedan:

  • 5 Juni: Kegiatan di tempat ibadah, olahraga outdoor, kendaraan pribadi, angkutan umum, taksi.
  • 8 Juni: Kegiatan perkantoran, rumah makan mandiri, ojek, perindustrian, pergudangan, pertokoan mandiri, museum, galeri, perpustakaan, bengkel, tempat fotokopi
  • 13 Juni: Pantai, taman, RPTRA, dan UMKM binaan pemda
  • 15 Juni: Mal, pusat perbelanjaan, pasar
  • 20 Juni: Kebun binatang, taman rekreasi indoor dan outdoor

Sementara berikut gambaran kasus harian virus corona di seluruh provinsi Indonesia. Anda dapat menggeser peta dan tabel untuk mengetahui data provinsi tempat tinggal Anda.

Sebaran pasien yang terjangkit virus corona tanggal 1 Juli 2020

Kasus Sembuh Meninggal
Lingkaran menunjukkan angka kasus virus korona yang terkonfirmasi.
Provinsi
Kasus
Sembuh
Meninggal
Jawa Timur
12.321
(+185)
4.199
(+187)
926
(+33)
Jakarta
11.637
(+213)
6.680
(+168)
632
(+0)
Kalimantan Selatan
3.223
(+75)
789
(+23)
190
(+1)
Jawa Barat
3.276
(+58)
1.622
(+15)
177
(+1)
Sulawesi Selatan
5.214
(+130)
1.891
(+52)
168
(+0)
Jawa Tengah
4.006
(+173)
1.259
(+100)
160
(+10)
Sumatra Utara
1.601
(+50)
418
(+12)
97
(+5)
Sumatra Selatan
2.078
(+29)
1.042
(+17)
93
(+3)
Sulawesi Utara
1.129
(+20)
201
(+14)
82
(+1)
Banten
1.466
(+13)
660
(+21)
79
(+0)
Nusa Tenggara Barat
1.245
(+11)
823
(+7)
63
(+3)
Kalimantan Tengah
931
(+37)
384
(+0)
55
(+0)
Maluku Utara
875
(+147)
112
(+7)
31
(+0)
Sumatra Barat
742
(+16)
607
(+7)
31
(+0)
Maluku
749
(+7)
282
(+18)
16
(+0)
Kepulauan Riau
302
(+9)
245
(+4)
16
(+0)
Papua
1.846
(+96)
870
(+14)
15
(+0)
Bali
1.527
(+34)
860
(+62)
15
(+1)
Lampung
191
(+1)
151
(+1)
12
(+0)
Bengkulu
129
(+4)
90
(+1)
12
(+0)
Gorontalo
249
(+0)
213
(+3)
10
(+0)
Riau
227
(+1)
178
(+2)
10
(+0)
Yogyakarta
314
(+1)
264
(+1)
8
(+0)
Kalimantan Timur
525
(+7)
400
(+15)
7
(+0)
Sulawesi Tenggara
405
(+42)
237
(+3)
6
(+0)
Sulawesi Tengah
186
(-3)
157
(+4)
5
(+0)
Kalimantan Barat
336
(+15)
271
(+3)
4
(+0)
Papua Barat
242
(+3)
165
(+12)
4
(+0)
Aceh
86
(+6)
31
(+5)
3
(+0)
Kalimantan Utara
206
(+0)
159
(+2)
2
(+0)
Kepulauan Bangka Belitung
155
(+3)
134
(+1)
2
(+0)
Sulawesi Barat
117
(+2)
84
(+0)
2
(+0)
Nusa Tenggara Timur
113
(+0)
40
(+0)
1
(+0)
Jambi
117
(+0)
77
(+8)
0
(+0)
Dalam verifikasi
4
(+0)
0
(+0)
0
(+0)

Sumber: Kementerian Kesehatan.

Terakhir diperbaharui pada 1 Juli 2020 16.00 WIB.

Data diperbaharui sesuai perkembangan yang terjadi bersumber dari data Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Kesehatan.

Sumber : bbcindonesia.com

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

AMALKAN SURAT AL-IKHLAS BERSAMA SURAT LAINNYA DI ENAM WAKTU INI

Read Next

KANGEN BAND PERNAH JADI OBJEK STUDI PROFESOR DI MALAYSIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + 4 =