DIALOG BUDAYA DI JIC : MENELISIK PROSES ADAPTASI NOVEL ISLAM MENJADI SEBUAH FILM

JIC – Perkembangan film dan novel Islami di mata industri kreatif Indonesia kian pesat. Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta atau dikenal dengan Jakarta Islamic Centre melalui Divisi Sosial Budaya menyelenggarakan Dialog Budaya Keagamaan di Ruang Audio Visual JIC (9/4).

Mengundang Adi Pranajaya, Sutradara film yang membahas mengenai “Potret Masa Depan Film Islami Indonesia” serta Deden Ridwan, CEO Naura Books membahas tentang “Perkembangan Novel Islami di Mata Dunia Perfilman Indonesia”.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekretariat PPPIJ, H. Ahmad Juhandi mengatakan bahwa Film-film motivasi dan kekinian amat digandrungi oleh kaum milenial saat ini,

“Produksi film pendek dengan durasi singkat seperti web series ini menjadi sangat diminati.” Ujarnya

Ia melanjutkan bahwa era industri film saat ini berkembang pesat, baik dari segi konten maupun publikasi di media sosialnya.

“Setiap orang bisa menjadi youtubers dan juga content creator dengan roadmap atau alur yang kreativitas tersebut tetap dalam pandangan yang on the track di dunia perfilman.” pungkasnya

Selain itu, Kepala Sub Divisi Seni Budaya, Hanny Fitriyah mengatakan Jumlah peserta terbatas yakni 50 peserta terdiri dari Komunitas Teater Air, Penulis, Pecinta Film Islami, dan perwakilan sekolah serta BEM UIJ dan PTDI.

“Paling tidak melalui kegiatan ini mencerahkan audiens untuk bisa mengembangkan lagi, lebih jauh tentang novel Islami yang diadaptasi ke dalam sebuah film dan yang hadir bisa tahu bagaimana mengadaptasi novel yang baik untuk bisa jadi film islami yang baik.” Ujarnya saat ditemui di kantor JIC

Ia menambahkan, film dan novel Islami yang sedang booming saat ini merupakan kebanggaan umat Islam. Maka dari itu, melalui dialog budaya keagamaan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi berkarya bagi kaum milenial kekinian. (ZS)

Write a Reply or Comment

five − four =