DIMANA PERBEDAAN MASJID DAN MUSHALLA?

JIC – Tak sedikit Umat Islam di Indonesia yang salah kaprah dalam memandang masjid dan mushalla, karena hanya memandang dari segi kemegahan bangunnya. Masjid kadang dipandang sebagai mushalla, dan mushalla dianggap sebagai masjid.

Padahal, terdapat perbedaan penting yang patut diketahui setiap Muslim. Kata masjid sendiri telah disebut sebanyat 28 kali di dalam Alquran. Dari segi bahasa, masjid bermakna tempat sujud.

Sementara, dalam kitab-kitab fikih masjid berarti sebuah tempat yang diwakafkan untuk dijadikan sebagai masjid. Karena itu, menurut kalangan Syafi’iyah, jika ada seseorang yang membangun masjid dan orang lain diberi izin untuk shalat di sana, maka belum tentu bisa dikatakan masjid. Karena baru bisa dikatakan masjid kalau pemiliknya mewakafkannya.

Sementara, istilah mushalla merupakan nama tempat shalat yang diambil dari kata kerja shalla yang artinya, shalat atau berdoa. Dengan demikian, perbedaan antara masjid dan mushalla terletak pada masjid yang harus berbentuk wakaf, sedangkan mushalla tidak harus berbentuk wakaf.

Terlepas dari perbedaan tersebut, sejatinya seluruh alam di atas bumi ini bisa dijadikan sebagai sarana untuk beribadah kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, “Telah dijadikan untukku (dan untuk umatku) bumi sebagai masjid (tempat sujud) dan yang suci lagi menyucikan. Siapa saja di anatara umatku yang ingin menunaikan shalat (di bumi itu), maka hendaklah ia shalat.” (HR Bukhori dan Muslim).

Sumber: Republika.co.id

Write a Reply or Comment

17 − 8 =