GEMPA MAGNITUDO 6,8 GUNCANG AMBON, ‘MASYARAKAT LARI KE GUNUNG’

ANTARA/JOHN NIKITA
Image captionWarga Ambon berhamburan ke luar rumah sesaat setelah gempa mengguncang, pada Kamis (26/09) pagi.

JIC — Gempa bermagnitudo 6,8 mengguncang Kota Ambon, Provinsi Maluku, pada pukul 06.46 WIB, menurut Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pusat gempa dengan kedalaman 10 meter itu berlokasi di darat pada jarak 42 km arah timur laut Kota Ambon. Gempa itu tidak berpotensi tsunami.

ambonHak atas fotoDETIK.COM/MUSLIMIN ABBAS
Image captionWarga Ambon menuju ke tempat yang lebih tinggi sebagai antisipasi terhadap tsunami. BMKG menyebutkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Rahmat Triyono, selaku Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, mengatakan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Ambon ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar mendatar (strike slip fault),” sebut Rahmat dalam keterangan tertulisnya.

Rahmat menambahkan, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 07.45 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 10 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo terbesar M5,6.

Berdasarkan laporan terkini yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa menyebabkan sebuah jembatan retak dan satu bangunan di Universitas Pattimura rusak ringan.

Ronald Regang, seorang warga Ambon di kawasan Talake, mengatakan masyarakat panik sesaat setelah gempa melanda.

“Orang-orang dewasa, anak-anak, sudah melarikan diri ke Gunung Nona. Mereka mengemudikan motor, mobil, membawa harta benda,” kata Ronald.

Detik.com melaporkan warga bergegas menuju lokasi ketinggian seperti di Jalan Jenderal Sudirman, Ambon. Akibatnya terjadinya kemacetan parah di jalan tersebut.

Kepanikan juga terjadi di Universitas Pattimura. Mahasiswa maupun pegawai Unpatti Ambon berlarian keluar dari gedung.

Sementara di kawasan Jalan AY Patty, Kota Ambon, pertokoan maupun Ambon Plaza tutup.

gempaHak atas fotoBNPB
Image captionGempa menyebabkan sebuah gedung di Ambon mengalami kerusakan.

Saat ini, ungkap Ronald, masyarakat yang tersisa masih memantau keadaan mengingat.

“Jika air di laut surut jauh, kami akan langsung lari,” cetusnya.

Saat BBC News Indonesia menghubungi Ronald, guncangan susulan terjadi di tempat dia berada.

Sementara itu, Iskandar Slamet yang tengah bekerja di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Maluku mengatakan gempa telah merusak bangunan kantor.

malukuHak atas fotoISKANDAR
Image captionLangit-langit kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Maluku mengalami kerusakan.

 

sumber : bbcindonesia.com

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

KEMENAG HORMATI KEBIJAKAN SAUDI SOAL ASURANSI UMRAH

Read Next

MPC ABA GELAR KULIAH UMUM BISNIS BERSAMA STAF AHLI KEMENPORA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + eighteen =