Hari Jumat Diusulkan Sebagai Hari Musyawarah Agama

Komite Penguatan Aqidah dan Peningkatan Amalan Islam (KPA-PAI) mengusulkan Jumat sebagai hari musyawarah agama di Banda Aceh, sehingga warga di ibu kota Provinsi Aceh itu bisa mendalami agama Islam. “Usulan ini masih dibahas di tingkat majelis KPA-PAI. Jika pembahasannya selesai, usulannya segera diajukan kepada Wali Kota Banda Aceh agar dikeluarkan peraturannya,” kata Sekretaris KPA-PAI Zahrul Fajri di Banda Aceh, Rabu.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDA ACEH–Komite Penguatan Aqidah dan Peningkatan Amalan Islam (KPA-PAI) mengusulkan Jumat sebagai hari musyawarah agama di Banda Aceh, sehingga warga di ibu kota Provinsi Aceh itu bisa mendalami agama Islam. “Usulan ini masih dibahas di tingkat majelis KPA-PAI. Jika pembahasannya selesai, usulannya segera diajukan kepada Wali Kota Banda Aceh agar dikeluarkan peraturannya,” kata Sekretaris KPA-PAI Zahrul Fajri di Banda Aceh, Rabu.

Jika usulan ini disetujui, kata dia, maka setiap Jumat di semua instansi pemerintah, khususnya di jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh, diwajibkan membahas masalah-masalah Islam. Sedangkan di lembaga pendidikan, seperti sekolah dasar hingga sekolah menengah atas atau pun sederajat diwajibkan memperdalam ajaran Islam selama jam pelajaran berlangsung. “Tujuan hari musyawarah agama ini untuk meningkatkan keimanan Umat, sehingga penerapan syariat Islam di Kota Banda Aceh menjadi sempurna,” katanya.

Selain ditujukan kepada aparatur dan anak sekolah, kata dia, hari musyawarah agama ini juga akan dilaksanakan masyarakat umum di gampong (desa) di Kota Banda Aceh. Nantinya, kata dia, KPA-PAI tingkat gampong akan menyosialisasikan agar masyarakat benar-benar mengisi hari musyawarah agama tersebut dengan hal-hal yang bernuansa Islam.

“Kami berharap rencana ini terealisasi. Nantinya, hari musyawarah ini tidak hanya sekadar membahas masalah agama, tetapi juga busana yang dikenakan, baik lelaki maupun wanita bernuansa Islam,” kata Zahrul Fajri.

Redaktur: Krisman Purwoko
Sumber: antara/republika

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

Muslimah Rusia Terkesima dengan Jilbab Klaten

Read Next

Anggota Parlemen AS Tolak Sikap Bermusuhan dengan Islam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 1 =