INDONESIA KENALKAN BUMBU KHAS NUSANTARA UNTUK JEMAAH HAJI DAN UMRAH DI ARAB SAUDI

JIC, Jakarta — Bumbu kuliner khas nusantara akan dinikmati oleh jemaah haji dan umrah mulai 2018. Pasalnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah memperkenalkan bumbu khas Indonesia bagi pelaku usaha hotel, restoran, dan katering di Arab Saudi.

Wakil Kepala ITPC Muchamad Syahran Bhakti menyebut salah satu tujuan dari memperkenalkan bumbu khas Nusantara tersebut adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para jemaah haji dan umroh.

“Kami ingin memperkenalkan bumbu khas Nusantara kepada pelaku usaha kuliner hotel, restoran, dan katering di Arab Saudi, khususnya yang menyediakan konsumsi bagi jemaah haji dan umroh,” ujar Syahran.

Selain itu, lanjut dia, hal ini dilakukan untuk menguji permintaan pasar wilayah Timur Tengah.

Produsen bumbu kemasan Indonesia tengah berupaya menembus pasar Arab Saudi, salah satunya melalui demo memasak yang bertajuk “Fun and Easy Cooking with Kokita and Pring Mas”. Acara tersebut diselenggarakan di Hotel Al Badr, Kandara Dist. Jeddah.

Sementara itu, bumbu dan rempah-rempah yang diuji coba di pasar Arab Saudi adalah bumbu-bumbu berbahan dasar cabai, kunyit, kemiri, bawang putih untuk tumisan, dan bumbu dasar tanpa cabai yang kemungkinan akan dipasarkan untuk konsumsi jemaah haji dan umroh yang melarang penggunaan cabai.

Tak hanya bumbu dasar, terdapat juga bumbu instant untuk nasi goreng, soto, kari, ayam goreng, serta aneka produk sambal seperti sambal bajak, sambal terasi, dan tauco.

Sumber ; gomuslim.co.id

Write a Reply or Comment