INDONESIA KIRIM 5 TOKOH PEMUDA MUSLIM KE AUSTRALIA

Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulawesi Selatan, Nirwana, sesaat sebelum bertolak ke Australia untuk mengikuti pertukaran tokoh pemuda Muslim Australia-Indonesia, di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis (13/6). (ANTARA/Nur Suhra Wardyah

Makassar , JIC – Indonesia telah mengirimkan lima wakilnya pada program pertukaran tokoh pemuda Muslim ke Australia, salah satunya kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulawesi Selatan, Nirwana.

“Alhamdulilah kami ada berlima tokoh pemuda Muslim terpilih yang telah mengikuti rangkaian seleksi ketat, akan mewakili Indonesia berangkat ke Australia,” kata Nirwana yang dikonfirmasi sesaat sebelum berangkat ke Jakarta, Kamis.

Bersama lima rekannya, Nirwana akan mengikuti program bernama Australia -Indonesia Muslim Exchange Program 2019 (AIMEP) yang dilaksanakan pada 16 – 30 Juni 2019.

Program tersebut akan berlangsung selama dua pekan, namun sebelumnya para peserta akan mendapatkan pembekalan di Kedutaan Australia di Jakarta pada 14 Juni.

Kerap disapa Immawati Waddah, ia mengatakan bahwa tujuan kegiatan itu untuk mengetahui praktik keberislaman di Australia.

Olehnya, program tersebut diadakan setiap tahun oleh Australia Indonesia Institute dengan melakukan pertukaran tokoh pemuda Muslim di antara kedua negara.

Pada April lalu, lima tokoh pemuda Muslim Australia juga melakukan kunjungan ke Indonesia untuk melihat sisi keberagaman yang tercipta di masyarakat Indonesia. Hal serupa pun akan dilakukan lima tokoh Muslim Indonesia di Australia.

“Yah melihat bagaimana mereka merawat toleransi serta hidup sebagai seorang Muslim di negara minoritas Islam,” kata dosen UIN Alauddin Makassar itu.

Tokoh pemuda Muslim Indonesia dijadwalkan akan berkunjung ke tiga negara bagian di Australia, yakni Melbourn, Canberra, dan Sydney. Mereka akan menyambangi beberapa organisasi Islam, sekolah, dan komunitas serta kampus.

“Setiap tempat yang dikunjungi di sana, kita akan melakukan diskusi dan bertukar informasi tentang praktik keberislaman,” ucap dia.

sumber : antaranews.com

Write a Reply or Comment

11 + two =