INI PENTINGNYA PERAN ULAMA DAN TOKOH AGAMA DALAM MENJAGA DAN MERAJUT KEBANGSAAN

JIC – Ulama dan tokoh agama mempunyai peran penting dalam menjaga dan merawat rajutan kebangsaan. Hal demikian disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahim Kebangsaan di Pondok Pesantren Attaqwa Bekasi, Selasa (13/02/2018).

Pada kesempatan tersebut, Kamarudin menegaskan tentang cinta Tanah Air sebagai bagian dari iman. Ia mengatakan, doktrin hubbul wathon minal iman ini sudah tertanam di masyarakat khususnya di kalangan santri.

“Semangat kebangsaan untuk membela negara dari berbagai ancaman harus selalu tertanam dalam diri setiap anak bangsa. Selain sebagai fitrah dan kebutuhan hidup (dharurah hayatiyyah), bela negara juga merupakan kewajiban agama (faridhah diniyyah),” ujar Kamaruddin

Dalam acara yang mengusung tema ‘Mengokohkan NKRI dalam Perspektif Pesantren’ ini, Kamaruddin menguraikan betapa ulama dan tokoh agama begitu berjasa dalam meraih kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, tidak sedikit santri dan ulama yang diasingkan bahkan sengaja dibuang oleh penjajah karena dianggap sebagai ancaman terbesar penjajah dalam menguasai Indonesia. Ia menyebut, KH. Noer Ali sebagai salah satu pahlawan nasional dari kalangan ulama dan tokoh agama patut menjadi teladan bagi masyarakat Indonesia.

“Sehingga atas jasa-jasanya, beliau dianugerahi Bintang Mahaputra Adipradana oleh pemerintah di tahun 2006 silam. Bahkan, meski beliau telah tiada, jejak dan tinggalan perjuangan beliau tetap lestari,” katanya.

Kamaruddin menyebutkan bahwa apa yang telah dipersembahkan KH. Noer Ali dan para ulama pejuang adalah cerminan semangat kebangsaan. “Dengan kerja nyata, mereka buktikan bahwa tidak sepatutnya keislaman dihadap-hadapkan dengan kebangsaan,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa konsep kebangsaan NKRI bukan hanya sejalan dengan ajaran Islam, tetapi keberislaman menuntut siapa pun yang meyakininya untuk menjadi warga bangsa yang baik.

Selain menyampaikan sambutan, Kamaruddin Amin juga meletakkan batu pertama pembangunan kampus Pahlawan Nasional KH. Noer Ali Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Attaqwa, Bekasi.

Sumber : gomuslim.co.id

Write a Reply or Comment

eighteen + 13 =