INILAH ORANG – ORANG YANG DIDOAKAN PARA MALAIKAT

97d1d3d17841d6d3353ed857f6573ac4_L

JIC – Malaikat merupakan salah satu hamba Allah yang terlahir dari cahaya. Malaikat tidak mempunyai nafsu, dan begitu taat. Setiap tugas yang Allah perintahkan, para malaikat lakukan dengan baik, termasuk mendoakan para hamba Allah. Siapa sajakah mereka yang beruntung didoakan malaikat?

Orang yang tidur dalam keadaan bersuci

“Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci.” (HR. Imam Ibnu Hibban)

Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat

“Tidaklah salah seorang di antara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’.” (HR. Imam Muslim)

Orang-orang yang berada di shaf barisan depan saat shalat berjamaah

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang-orang) yang berada pada shaf-shaf terdepan.” (HR. Imam Abu Dawud)

Orang yang menyambung shaf shalat berjamaah (tidak membiarkan kosong di dalam shaf)

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu berselawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf.” (HR. imam Ibnu Majah)

Orang yang mengucapkan ‘aamiin’ setelah Imam membacakan surat Al-Fatihah

“Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu.” (HR. Imam Bukhari dari Abu Hurairah)

Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat

“Para malaikat akan selalu berselawat (berdoa) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya,(para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia’.” (HR. Imam Ahmad)

Orang-orang yang melakukan shalat shubuh dan ashar secara berjamaah

“Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian merekaberkumpul lagi pada waktu shalat ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat’.” (HR. Imam Ahmad)

Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan

“Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikatyang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’.” (HR. Imam Muslim)

Orang-orang yang berinfaq

“Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit (bakhil)’.” (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim)

Orang yang sedang makan sahur

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa) kepada orang-orang yang sedang makan sahur, Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa “sunnah”.” (HR. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani)

Orang yang sedang menjenguk orang sakit

“Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70,000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh.” (HR. imam Ahmad)

Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain

“Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.” (HR. Imam Tirmidzi)

Sumber : muslimahdaily.com

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

GURU AGAMA HARUS CONTOH DAKWAH DAMAI SULTAN BABULLAH

Read Next

BASHYR PICKARD, NOVELIS INGGRIS YANG PERCAYA KEBENARAN ALQURAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 − four =