INILAH YANG HARUS DILAKUKAN SEBELUM ISTIKHOROH

Bagaimana Mendapatkan Jawaban dari Shalat Istikharah

JIC – Bagi kalian yang hendak memilih pasangan hidup, shalat istikhoroh tentu merupakan sebuah kebutuhan. Namun sudahkah kita melaksanakannya dengan sebaik-baiknya?

Shalat istikhoroh ialah shalat sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bagi seorang muslim ketika ia hendak mengerjakan suatu urusan. Idealnya setiap muslim mengerjakannya setiap akan mengerjakan sebuah urusan seperti dalam memilih pekerjaan, jual beli, pernikahan, pendidikan dan lainnya.

Seorang muslim atau muslimah saat hendak memilih jodoh bisa saja belum mengenal calon pasangan hidupnya dengan baik, karena sebelumnya tidak pernah berinteraksi secara intens dan personal sebab hal tersebut tidak diperbolehkan dalam syariat. Maka sebelum muslim atau muslimah tersebut menentukan pilihan maka ada beberapa hal yang harus ia lakukan.

1. Bertanya kepada orang-orang yang mengenal calon pasangan hidupnya tentang agama, akhlak, kepribadian, keluarga dan lainnya.

Hal ini diperlukan sebagai pertimbangan dalam menentukan pilihan. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menasehati setiap muslim yang hendak memilih istri: “Wanita dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan karena agamanya dan pilihlah karena agamanya, niscaya kamu akan beruntung.”(HR. Bukhari)

Hal tersebut juga berlaku bagi muslimah yang menerima pinangan dari kaum lelaki, jika agama dan akhlaknya buruk maka wajib ditolak namun sebaliknya jika agama dan akhlaknya baik maka sepatutnya ia menerima.

2. Bermusyawarah dan meminta pendapat pada orang tua dan ustadz/ustadzah atau orang yang dipercaya agamanya dan luas pandangannya, tentu yang mengenal sifat keduanya.

Bisa jadi si fulan atau fulanah itu orang yang baik tetapi ada hal yang tidak cocok antara fulan dan fulanah, maka pandangan mereka diperlukan untuk lebih mematangkan pilihan.

3. Tentukanlah pilihan berdasarkan informasi dan pertimbangan yang didapatkan.

Jika terdapat lebih dari satu calon, maka pilihlah yang paling baik agama dan akhlaknya. Jika hanya ada satu calon maka lanjutkan proses jika tidak menemukan cacat dalam agama (contoh cacat dalam agama seperti pengikut aliran sesat, sering meninggalkan shalat, suka berbuat dosa besar; mabuk, judi, zina dan lain-lain) juga tidak menemukan aib yang tidak sesuai dengan karakter pasangan (contoh: ternyata calonnya pemarah padahal ia sangat tidak suka dimarahi, ternyata calonnya cair dalam pergaulan dengan lawan jenis padahal ia cemburuan, dan lain-lain).

4. Shalat Istikoroh-lah saat sudah menentukan pilihan.

Kenapa tidak sebelumnya? Karena istikhoroh artinya menyerahkan putusan kepada Allah Swt. Jika ia melakukan sebelum ada calon yang terpilih maka sulit untuk mengetahui apakah Allah Swt menyetujui pilihannya ataukah tidak. Misalnya seorang muslim memiliki dua pilihan calon, lalu ia tahu bahwa calon A lebih baik agama dan akhlaknya tetapi calon B lebih cantik parasnya. Saat ia istikhoroh tentu ia akan bimbang mana yang Allah pilih baginya karena jawaban istikoroh tidak akan langsung menunjuk A atau B.

Alangkah baiknya jika ia memilih yang terbaik berdasarkan informasi dan pertimbangan yang ia miliki, sehingga dipilih yang terbaik menurut apa yang telah di istikhorohkan.

Sumber ; ummi-online.com

Write a Reply or Comment

19 + 3 =