INILAH YANG HARUS KAMU LAKUKAN UNTUK BERTEMU JODOH

siluet-ikhwan-akhwat

JIC – Jodoh adalah topik yang selalu hangat diperbincangkan. Laki-laki maupun perempuan, remaja maupun dewasa, tidak luput dari topik jodoh. Buku-buku seputar pernikahan kini lebih ramai daripada sebatas pacaran. Pengajian berbau jodoh tak pernah sepi. Forum-forum penyedia taaruf kian digandrungi. Nikah muda, itulah tren masa kini. Wajar memang, karena keinginan memiliki jodoh adalah fitrah yang Allah berikan kepada setiap manusia.

Selama fitrah itu belum terpenuhi, penyakit gelisah, galau, dan merana akan terus menghantui. Obatnya memang hanya satu, yaitu menikah. Hal ini sesuai dengan apa yang Allah firmankan dalam surat ar-Rum ayat 21, “Dan dari sebagian tanda-tandan kekuasaan-Nya adalah bahwa Dia menciptakan bagi kalian istri-istri dari diri kalian agar kalian merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antara kalian cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada hal itu sungguh terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah Swt. bagi kaum yang berpikir”.

Lantas bagaimana bisa menikah jika hilal jodohnya pun belum nampak? Bahkan kaula muda yang ngebet nikah sering kali berlelucon, “Alhamdulillah, persiapan nikah sudah 98 %, yang 2% nya tinggal nyari pasangannya”. Gak usah khawatir, ini beberapa tips biar kamu bisa bertemu dengan jodohmu.

1. Bulatkan tekadmu bahwa kamu ingin mencari pasangan hidup untuk menikah, bukan hanya sekedar pelampiasan cinta saja. Ini berarti, kamu harus tahu terlebih dulu ilmu untuk mengarungi kehidupan pasca pernikahan itu seperti apa. Kamu harus tahu apa hak dan kewajiban kamu nanti sebagai istri dan apa hak dan kewajiban pasanganmu sebagai suami.

2. Amati orang-orang disekitarmu. Apakah ada seorang lelaki yang pantas dijadikan imam olehmu? Tentunya, kamu harus punya terlebih dahulu kriteria seperti apa jodoh idamanmu. Meski keshalehan dan kebaikan dalam agama menjadi utama, jangan lupa kamu tuliskan karakter jodoh yang kamu merasa nyaman dengannya dan hal-hal prinsipil yang kamu yakini lainnya.

Ingat, menikah itu untuk seumur hidup, jangan sampai kamu menyesal karena salah menentukan kriteria sejak awal. Tapi, bukan berarti kita menuntut kesempurnaan, karena sampai kapanpun kamu tidak akan pernah bertemu dengan orang yang sempurna. Jika kamu mencari pendamping hidup yang sempurna, umurmu akan habis sebelum menemukannya. Carilah pasangan yang bisa mendekatkan dirimu menuju surga-Nya. Bersamanya saling melengkapi, bersamanya saling membenahi.

3. Taaruf

Jika kamu sudah menemukan orang yang kamu rasa cocok jadi jodohmu, tidak salahnya dengan penuh kehormatan kita mengajukan diri untuk dipinang. Hal ini dicontohkan oleh istri nabi tercinta, Khadijah r.a. Jika kamu teramat malu untuk menyampaikannya, carilah perantara terpercaya yang bisa menjebatani kalian berdua. Jangan memilih jalan lain yang tidak diridhoi oleh Sang Pencipta. Dia itu Allah yang menciptakannya, bagaimana mungkin Allah akan mempertemuakanmu dengannya jika kamu melakukan apa-apa yang dibenci oleh Allah. Ingat, sepanjang proses taaruf kamu harus tertuju pada niat utamamu, yaitu menikah. Jadi, jangan sampai terlalu lama terlena dengan statusmu yang sedang taaruf tanpa ada rencana yang pasti menuju indahnya behtera rumah tangga.

4. Menyerahkan segala hasil pada Allah SWT

Jika kamu sudah menjalani usaha semaksimal mungkin, maka serahkan hasilnya pada Allah Swt. Jangan terlalu menuntut dan memaksakan apa yang kita inginkan kepada Allah, karena Allah tahu yang terbaik bagi hamba-Nya. Bisa jadi apa yang kita sukai buruk bagi kita, dan yang kita benci baik untuk kita. Yakinlah bahwa Allah pembuat skenario terbaik. Allah tidak akan pernah kehabisan cara untuk menyatukan yang berjodoh dan memisahkan yang tak berjodoh. Lantas, apa yang perlu dirisaukan?

Semoga kita dikaruniai jodoh yang dengannya surga menjadi dekat. Aamiin…

Sumber ; ummi-online.com

Write a Reply or Comment

18 − 15 =