KENALI KARAKTER DIRI DARI POSISI JARI TANGAN, APA SAJA CIRI-CIRINYA?

Psikolog Nungky Suwardi (Kerudung Biru) Saat Sesi Kenali Diri untuk Pengembangan Bisnis

JIC – Jakarta Islamic Centre melalui Divisi Pengembangan Bisnis menghadirkan narasumber Psikolog Nungky Suwardi dalam acara kelas bisnis Muslim Preneur Class Abdurrahman bin Auf (MPC ABA) di ruang Audiovisual pada Kamis (10/10). Nungky memaparkan cara mengenal karakter diri melalui hal sederhana salah satunya dengan susunan tinggi jari-jari tangan.

“Silahkan lihat tangan kiri. Jejeran jari telunjuk dan jari manis tinggi satu sama lain memiliki arti.” Ungkapnya

Arti dibalik jari telunjuk lebih tinggi dibanding jari manis adalah orang tersebut memiliki inisiatif tinggi, sedangkan hal negatifnya adalah tidak sabar dan bossy atau suka memerintah. Lalu jika jari manis lebih tinggi dibanding telunjuk, maka orang tersebut tidak ingkar dengan janji, setia dan tidak suka ribut, namun cenderung suka terbawa perasaan baper dan tingkat sensitifitasnya tinggi. Ciri yang selanjutnya, jika telunjuk dan jari manis sama tinggi, orang tersebut memiliki sifat yang objektif dan logis, sedangkan di sisi lain orang tersebut plin plan atau tidak memiliki pendirian.

Tidak hanya telunjuk, Nungky menjabarkan bahwa tulisan tangan seseorang tidak bisa berbohong. Faktanya, seseorang tidak bisa menulis kata yang sama dengan bentuk garis huruf yang persis sama. Karena sifat manusia yang berubah-ubah itulah yang menyebabkan menulis dengan tangan akan terlihat dari garis hurufnya yang berbeda-beda tidak persis sama.

“Meskipun kita menulis nama dan kata yang sama berkali-kali. Karena untuk bisa sama persis bentuk garis hurufnya, seorang professor mengatakan butuh latihan 1 milyar kali untuk menciptakan tulisan tangan huruf tersebut agar bisa sama persis bentuknya.” Ungkap Nungky

Hal menarik lainnya yang dipaparkan adalah dari jenis tulisan tangan dan tanda tangan. Orang yang memiliki tanda tangan hampir persis dengan nama aslinya maka orang tersebut memiliki kelebihan yaitu Percaya Diri. Contohnya seperti tanda tangan Presiden pertama Indonesia yakni Ir. Soekarno, tanda tangannya dapat terbaca sesuai dengan namanya. Selain tanda tangan, membaca karakter diri juga bisa melalui cara menulis pada selembar kertas.

“Jika seseorang yang menulis di selembar kertas ini mengosongkan bagian kanan padahal masih bisa ditulis, maka orang ini perlu memiliki waktu lebih dalam memikirkan masa depannya.” Paparnya

Jika menulis dalam secarik kertas makin ke kanan makin mengecil hurufnya dan tidak terbaca, maka orang tersebut keras kepala dan tidak mau mengalah. Sebaliknya, jika sisi kiri baris pertama dan kedua serta seterusnya rapih dalam penulisan, maka orang ini dikategorikan sebagai orang yang disiplin.

“Mengenal diri adalah langkah penting dalam memulai bisnis. Ada yang bisa diperbaiki seiring berjalannya usaha yang sedang ditekuni agar bisa mencapai kesuksesan dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.” Tutup Nungky dalam Sesi Kelas Bisnis MPC ABA. (ZS)

Write a Reply or Comment

20 − 14 =