KJRI-ARAB-SAUDI-BELUM-SAMPAIKAN-INFO-RESMI-SOAL-PENYELENGGARAAN-HAJI

Warga yang dijadwalkan berangkat haji tahun 2021 diperiksa sebelum menjalani vaksinasi COVID-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/3/2021). (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

Jakarta JIC – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menyatakan bahwa Kerajaan Arab Saudi belum menyampaikan informasi resmi perihal penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/2021 M.

“Sampai saat ini Saudi belum mengumumkan kebijakannya terkait haji 2021. Semua negara masih menunggu, termasuk soal kuota,” kata Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali dalam keterangan tertulis konsulat yang diterima di Jakarta, Senin.

Endang menyampaikan pernyataan tersebut menyusul peredaran informasi mengenai kuota haji yang menyebutkan bahwa Indonesia mendapat jatah mengirim 64 ribu calon haji yang meliputi 60 ribu calon haji jalur reguler dan empat ribu calon haji jalur khusus.

Ia menduga informasi tersebut bersumber dari rumusan hasil pertemuan pada 24 sampai 27 Maret 2021 antara KJRI Jeddah dengan kurang lebih 50 calon penyedia layanan akomodasi haji di Makkah.

Endang menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai kuota jamaah haji serta ketentuan penggunaan kamar penginapan jamaah haji bukan informasi resmi dan belum menjadi bagian dari kebijakan penyelenggaraan ibadah haji.

Informasi mengenai kuota jamaah haji dan pelayanan jamaah haji yang beredar, menurut dia, hanya bagian dari skenario yang dibahas dalam perencanaan persiapan penyelenggaraan pelayanan ibadah haji.

“Skenario ini dibahas bersama sebagai gambaran awal untuk menyusun langkah-langkah yang harus dipersiapkan. Jadi, rumusan yang dihasilkan bersifat sementara, hanya sebagai rencana mitigasi,” kata dia.

Warga yang dijadwalkan berangkat haji tahun 2021 diperiksa sebelum menjalani vaksinasi COVID-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/3/2021). (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

Jakarta (ANTARA) – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menyatakan bahwa Kerajaan Arab Saudi belum menyampaikan informasi resmi perihal penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/2021 M.

“Sampai saat ini Saudi belum mengumumkan kebijakannya terkait haji 2021. Semua negara masih menunggu, termasuk soal kuota,” kata Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali dalam keterangan tertulis konsulat yang diterima di Jakarta, Senin.

Endang menyampaikan pernyataan tersebut menyusul peredaran informasi mengenai kuota haji yang menyebutkan bahwa Indonesia mendapat jatah mengirim 64 ribu calon haji yang meliputi 60 ribu calon haji jalur reguler dan empat ribu calon haji jalur khusus.

Ia menduga informasi tersebut bersumber dari rumusan hasil pertemuan pada 24 sampai 27 Maret 2021 antara KJRI Jeddah dengan kurang lebih 50 calon penyedia layanan akomodasi haji di Makkah.

Endang menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai kuota jamaah haji serta ketentuan penggunaan kamar penginapan jamaah haji bukan informasi resmi dan belum menjadi bagian dari kebijakan penyelenggaraan ibadah haji.

Informasi mengenai kuota jamaah haji dan pelayanan jamaah haji yang beredar, menurut dia, hanya bagian dari skenario yang dibahas dalam perencanaan persiapan penyelenggaraan pelayanan ibadah haji.

“Skenario ini dibahas bersama sebagai gambaran awal untuk menyusun langkah-langkah yang harus dipersiapkan. Jadi, rumusan yang dihasilkan bersifat sementara, hanya sebagai rencana mitigasi,” kata dia.

 Sumber : Antaranews.com

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

MEMBERIKAN NASIHAT LEWAT STATUS DI MEDSOS, BOLEHKAH?

Read Next

/GUS-NUR-BACAKAN-SUMPAH-DEPAN-AL-QURAN-DEPAN-MAJELIS-HAKIM-PN-JAKSEL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × two =