KORBAN MENINGGAL LEDAKAN AC MASJID BANGLADESH BERTAMBAH

Korban Meninggal Ledakan AC Masjid Bangladesh Bertambah . Foto: Tubuh para korban ledakan masjid di Kota Dhaka, Bangladesh disimpan di Sheikh Hasina National Institute, kota setempat untuk diambil oleh keluarga, Ahad (6/9).     Foto: EPA-EFE/STR.

Kematian terbaru ledakan masjid Bangladesh meningkatkan jumlah korban meninggal.

JIC, DHAKA — Berdasarkan sumber dari polisi dan rumah sakit, satu lagi korban ledakan AC masjid Narayanganj, Bangladesh meninggal dunia karena luka bakar di Sheikh Hasina National Institute of Burn and Plastic Surgery pada Selasa (22/9). Kematian terbaru meningkatkan jumlah korban tewas menjadi 34.

Dilansir dari laman BSS News pada Rabu (23/9), Ahli bedah residen rumah sakit, Dr Partha Shankar Paul kepada BSS mengatakan, korban tewas diidentifikasi sebagai Shahadot Hossain Sifat (18 tahun) yang baru-baru ini lulus ujian Sertifikat Sekolah Menengah (SSC) dan dijadwalkan untuk masuk ke perguruan tinggi.

Dia melanjutkan, putra dari Md Swapon Sheikh, pemuda yang sebelumnya mengalami 22 persen luka bakar di tubuhnya, menghembuskan nafas terakhir pada pukul 10.30 saat menjalani perawatan di unit perawatan intensif (ICU) di Dhaka Medical College and Hospital (DMCH).

Di samping itu, disebutkan dua orang lagi dengan keadaan kritis sekarang menjalani perawatan di ICU rumah sakit.

Adapun sebanyak 50 orang mengalami luka bakar parah akibat ledakan AC di Masjid Pashchim Talla Baitus Salah Narayanganj sekitar pukul 20.30 pada 4 September.

Mereka yang menghembuskan nafas terakhir sejauh ini, antara lain Abdul Aziz (40), Md Farid (50), Sheikh Farid (21), Nazrul Islam (40), Abdus Sattar (40), Journalist Nadim (45), Imam Masjid Abdul Malek (60), Ibrahim (42), Delowar Hossain (42), Mostafa Kamal (35), Sabbir (21), Juel (7), Zubair (18), Zunayed (17), Humayun Kabir (70), Rifat (18), Kuddus Bepari (70), Jamal (40), Rashed (30), Mainuddin (12), Jaynal (40), Nayan (27), Kanchan (50), Rasel (34), Bahar Uddin (55), Nizan, (34), Syamim Hasan (45), Julhas (35), Mohammad Ali (55) Abul Bashar (51), Monir Forazi (30), Imran Hossain (30), dan Abdul Hannan (50).

Wakil Asisten Direktur Dinas Pemadam Kebakaran Narayanganj, Abdullah Al-Arefin mengatakan, jalur pipa gas Titas Gas Transmission and Distribution Company Limited telah melewati bagian bawah masjid.

Dia melanjutkan, kebocoran di jalur pipa itu mengakumulasi gas di dalam masjid yang mungkin memicu ledakan AC karena gas yang terkumpul tidak bisa lewat karena jendela masjid ditutup saat AC menyala.

Sumber : Republika.co.id

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

HOAKS-VIDEO-RUMAH-MOBIL-HANYUT-INI-BUKAN-BANJIR-SUKABUMI

Read Next

WFH BERPOTENSI MEMPERCEPAT KEPIKUNAN, KOK BISA?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + 9 =