LAHIR DAN WAFATNYA RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WASALLAM

JIC – Hari Senin adalah hari dimana kita memulai aktivitas kembali usai libur diakhir pekan. Siapa nih yang tidak suka hari Senin? Padahal kita tidak boleh mencela hari. Tapi tahukah kamu, ternyata ada peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari Senin.

Anas bin Malik berkata: Rasulullah SAW pernah ditanya tentang hari Senin. Maka beliau menjawab : “Hari Senin adalah hari bepergian dan hari berdagang”. Kemudian para sahabat bertanya : “Bagaimana (ceritanya) hari Senin itu disebut hari bepergian dan hari berdagang, Ya Rasulullah?”. Rasulullah menjawab : “Karena pada hari itu Nabi Syits pergi berdagang dan dia memperoleh laba keuntungan yang banyak) dalam berdagangnya. Dikutip dari Gomuslim.co.id, sebagian ulama berkata, Allah SWT menentukan hari Senin memiliki tujuh keutamaan, di antaranya adalah:

Naiknya nabi Idris AS ke langit pada hari Senin

Peristiwa yang terjadi pada hari senin adalah naiknya Nabi Idris AS ke langit. Sebagaimana yang telah disebutkan dalam firman Allah Taala yang artinya :

“Dan ceritakanlah (Hai Muhammad pada mereka kisah) Idris (yang tersebut) didalam Alquran. Sesungguhnya ia dalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang Nabi. Dan kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi”. (Q.S Maryam : 56-57)

Nabi Musa pergi ke Gunung Thur

Peristiwa perginya Nabi Musa AS ke Gunung Thur adalah pada hari Senin. Sebagaimana yang telah disebutkan dalam firman Allah yang artinya :

“Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan kami….” (Q.S Al-A’raf : 142).

Dan Nabi Musa AS itu menjalankan tujuh kepergian, ketujuh kepergiannya itu dilaksanakan pada hari Senin. Adapun ketujuh kepergiannya itu adalah pergi Ghadlab (pergi karena kemurkaan), pergi Harab (pergi karena melarikan diri), pergi Thalab (pergi karena mencari), pergi Sabab (pergi karenan sebab), pergi Ujb (pergi karena keheranan), pergi Adab (pergi karena tata karma, pergi Tharab (pergi karena gembira.

Turunnya Dalil Wahdaniyyah

Peristiwa turunnya dalil ke Esaan Allah (Wahdaniyyah) adalah pada hari Senin. Sebagaimana yang telah disebutkan oleh Allah dalam firmanNya, yang artinya :

“Janganlah kamu menyembah dua Tuhan” (Q.S An-Nahl : 51).

Firman Allah yang lain : “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang- pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah” (Q.S Adz-Dzariyat : 49).

Sesungguhnya Allah itu adalah Tuhan yang Esa, Yang Tunggal, yang segala sesuatu bergantung kepadaNya, tiada yang bisa menyamai DzatNya, tiada yang membandingkanNya. Allah lah yang menciptakan segala sesuatu dalam bentuk yang berpasang-pasangan. Hal tersebut diciptakan oleh Allah semata-mata agar para makhlukm mengtahui bahwa Allah itu ada Esa dan Tunggal, tiada satu makhlukpun yang bisa menyamainya.

Kelahiran Rasulullah SAW

Peristiwa yang terjadi pada hari Senin diantaranya adalah kelahiran Rasulullah SAW. Dalm kelahiran junjungan kita Nabi Muhammad SAW telah tampak tujuh mujizat, diantaranya adalah :

  • Setiap wanita yang mengandung akan merasa letih dan berat akibat dari beban kandungannya itu. Tetapi Ibunya Rasulullah SAW, disaat mengandung beliau ia tidak merasa letih dan berat akibat dari beban kandungannya.
  • Setiap wanita yang mengandung akan merasa kesakitan saat melahirkan bayinya. Tetapi ibu Rasulullah SAW tidak mengalami hal itu.
  • Disaat beliau lahir dan pisah dari ibunya beliau langsung sujud dengan menghadap Allah Ta’ala seraya berkata dalam sujudnya Ummati.. Ummati… (umatku..umatku..)
  • Rasulullah SAW lahir dalam keadaan sudah dikhitan
  • Tatkala Rasulullah SAW lahir, setan dan jin tidak bisa naik lagi ke langit untuk mendengarkan pembicaraan para malaikat. Ketika Rasulullah SAW lahir para jin itu hendak naik ke langit, tiba-tiba mereka ditolak tidak boleh lagi naik ke langit.
  • Sesungguhnya Halimah wanita yang menyusui Rasulullah SAW pada saat itu air susunya tidak mengalir lagi dari salah satu peyudaranya,akan tetapi tatkala payudaranya diletakkan pada mulut rasulullah SAW, langsung payudaranya mengalirkan air susu.
  • Pada saat rasulullah SAW lahir ada suara yang keluar dari atas Kabah.

Pertama kali Jibril turun kepada Nabi Muhammad SAW

Jibril pertama kali turun kepada Nabi Muhammad SAW terjadi pada hari Senin. Jibril adalah malaikat yang banyak beribadah kepada Allah dan senantiasa tekun didalam ketaatannya. Bertepatan dengan itu, ada seorang manusia yang sempurna bentuknya (di ala mini), orang-orang menyebutnya dia adalah Nabi Muhammad SAW.

Ditampakkannya amal umat Nabi Muhammad SAW

Ditampakkannya amalan umat pada Rasulullah SAW adalah pada hari Senin. Sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh ABU Hurairah r.a : Sesungguhnya Rasulullah SAW pernah bersabda : “Hidupku itu baik buat kamu, kematianku juga baik buat kamu”. Lalu para sahabat bertanya : “Wahai Rasulullah, kami telah mengetahui sesungguhnya hidupmu itu (punya) kebaikan buat kami, tetapi bagaimana bisa dikatakan bahwa kematianmu itu baik buat kami?”. Rasulullah SAW menjawab : “Hidupku adalah baik buatmu selama aku masih tetap hidup aku senantiasa mendoakanmu kepada Allah dengan hikmah dan mauidzah yang baik, sedangkan kematianku adalah baik buatmu, oleh karena itu, sesungguhnya amal-amalmu telah diperlihatkan kepadaku (oleh Allah) pada setiap hari Senin dan Kamis, maka aku melihat kebaikan dan aku merasa bergembira dan kalau aku melihat tiada kebaikan aku memohonkan ampunan kepada ALLAH Ta’ala buat kamu”.

Wafatnya Rasulullah SAW

Peristiwa wafatnya Rasulullah SAW adalah pad ahari Senin. Tepatnya pada tanggal 13 Rabiul Awwal. Rasulullah SAW dalam sakitnya itu selama 18 hari, sedangkan para sahabat silih berganti menjenguknya. Rasulullah SAW sakit itu pad ahari Senin, beliau wafat juga pada hari Senin.

Sumber : gomuslim.co.id

Write a Reply or Comment

10 + two =