LAPORAN TAHUNAN 2015 JAKARTA ISLAMIC CENTRE

Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre) hari ini adalah lembaga yang sudah semakin kuat dan ideal. Dalam aspek payung hukum, sejak tahun 2014 lalu Jakarta Islamic Centre (JIC) sudah memiliki Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2014, yang mengatur organisasi Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta terdiri dari unsur Badan Pembina, Badan Manajemen dan Sekretariat. Badan Manajemen menjadi unsur lini pengkajian dan pengembangan Islam sedangkan sekretariat menjadi supporting.

Master plan fisik bangunan JIC juga sudah selesai pembangunannya dan sudah bisa dimanfaatkan. Komplek Bisnis sudah dimanfaatkan untuk kegiatan Diklat PNS Prov. DKI Jakarta oleh Badan Diklat Provinsi DKI Jakarta dan operasional Radio JIC. Perpustakaan juga sudah pindah ke ruangan yang lebih refresentatif di Gedung Sosial Budaya. Dalam aspek manajemen organisasi pun semakin rapi dan terorganisir dengan telah diangkatnya pengurus PPPIJ periode 2015-2020. Bahkan Gubernur Provinsi DKI Jakarta telah mencanangkan agar JIC menjadi destinasi wisata religi di Jakarta serta menjadi etalase Islam Rahmatan Lil’alamin di Indonesia.

Namun demikian, tahun 2015 ini masih menjadi masa transisi bagi Jakarta Islamic Centre, terutama dalam aspek penganggaran, karena masih mendapatkan hibah untuk operasional program dan kegiatannya. Sedangkan mulai tahun 2016 nanti, anggaran JIC tidak lagi menggunakan mekanisme hibah tetapi sudah menerapkan penganggaran system e-budgeting dengan DPA di Sekretariat PPPIJ. Hal ini merupakan konsekuensi dari berlakunya Perda No 11 tahun 2014 tentang PPPIJ yang dikuatkan oleh Pergub No 139 tahun 2015 tentang Masa Transisi PPPIJ.

Dalam masa transisi ini, Badan Manajemen Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta mendapatkan anggaran hibah APBD Provinsi DKI Jakarta sejumlah Rp. 11.000.000.000,- (Sebelas Milyar Rupiah). Anggaran tersebut direalisasikan dalam dua kelompok kegiatan yakni Operasional Pegawai dan Operasional Fungsi Kegiatan. Dari alokasi tersebut telah direalisasikan untuk pembiayaan program dan kegiatan sejumlah Rp 10.667.330.227,- (96,98%). Terdapat saldo akhir anggaran sejumlah Rp 332.669.773,- (3,02%) yang diperoleh dari efisiensi pelaksanaan program dan kegiatan.

Operasional Pegawai menyerap 93,90% atau sejumlah Rp. 3.286.552.931,- dari total alokasi anggaran sejumlah Rp. 3.500.000.000,-. Sedangkan Operasional fungsi program dan kegiatan Divisi-divisi mampu menyerap anggaran Rp. 7.38.777.296,- (98,41%) dari anggaran yang telah dialokasikan sejumlah  Rp 7.500.000.000,-.

Keseluruhan anggaran tersebut telah dimaksimalkan untuk penguatan eksistensi Jakarta Islamic Centre dalam rangka mengimplementasikan visi dan misinya menjadi Pusat Peradaban Islam di Jakarta, Indonesia bahkan dunia. Semoga eksistensi Jakarta Islamic Centre mampu mewujudkan Jakarta Baru yang lebih baik, beradab dan berakhlakul karimah.

Laporan Akhir Tahun BM JIC 2015

Write a Reply or Comment