LIMA-LAZNAS-DAN-SHOPEE-SINERGI-SEDIAKAN-JASA-KURBAN-DIGITAL

Ilustrasi. Petugas dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Selatan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di salah satu penjual di wilayah Lebak Bulus. (ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan)

” Solusi pembayaran kurban secara elektronik juga sejalan dengan kaidah protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama”

Jakarta, JIC – Sebanyak lima lembaga amil zakat nasional (Laznas) dan perusahaan pembayaran elektronik ShopeePay bersinergi dalam rangka menyediakan jasa kurban dengan menghadirkan solusi pembayaran melalui digital di tengah situasi pandemi.

“Menyikapi masa pandemi saat ini, ShopeePay sebagai perusahaan berbasis teknologi, senantiasa berupaya untuk menghadirkan berbagai program inovatif atas segala keadaan, salah satunya melalui komitmen kami dalam mempermudah kegiatan berkurban masyarakat Indonesia menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H,” kata Marketing Manager ShopeePay, Cindy Candiawan, dalam siaran pers di Jakarta, Jumat.

Kelima Laznas itu adalah Baznas, Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, PPPA Daarul Qur’an, dan Human-initiative.org.

Cindy memaparkan, para pengguna dapat melakukan donasi digital di platform para mitra dan menyelesaikan transaksinya dengan pembayaran digital melalui ShopeePay.

Ia mengutarakan harapannya agar dengan semakin mudahnya pembayaran dan edukasi kepada masyarakat yang selalu digencarkan oleh ShopeePay, semakin banyak hewan kurban yang dapat dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Selain itu, ujar dia, solusi pembayaran kurban secara elektronik juga sejalan dengan kaidah protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama untuk tetap menjaga jarak fisik dan menghindari kerumunan atau kepadatan di lokasi pembelian dan penyembelihan.

Sinergi antara mitra Laznas selaku penyedia jasa kurban, Shopee sebagai platform transaksi kurban, dan ShopeePay sebagai alternatif pembayaran digital, diinisiasi dan dinilai sebagai bentuk upaya konkrit dalam memberikan dampak positif terhadap berbagai pihak terkait.

Salah satunya adalah peternak hewan kurban, mustahik, dan juga masyarakat Indonesia, merunut kepada riset yang dikeluarkan oleh Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), terkait potensi ekonomi kurban nasional tahun 2020 yang akan mencapai Rp20.5 Triliun.

Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa Doni Marlan menuturkan, kerja sama ini merupakan salah satu cara untuk memberikan kemudahan dan mendorong para donatur guna terus dapat melakukan ibadah kurban di tengah pandemi COVID-19.

“Insya Allah, donasi yang kami terima dari para pengguna ShopeePay akan kami jaga transparansi dan akuntabilitasnya untuk memastikan distribusi kepada para mustahik yang sesuai dengan syariat Islam,” kata Doni.

Sumber : Antaranews.com

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

UMAT-ISLAM-DI-UAE-AKAN-SHALAT-IDUL-ADHA-DI-RUMAH

Read Next

TANGGAPI VIRAL KLEPON, LPPOM MUI: BUKAN ISLAMI TAPI HALAL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × two =