Warning: getimagesize(http://islamic-center.or.id/wpmigrate/wp-content/uploads/2011/04/Lubna Sarwath.jpg): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/islamicc/public_html/wp-content/plugins/wp-open-graph/output.class.php on line 306

Lubna Sarwath, Doktor Pertama Program Ekonomi Syariah Trisakti

Pendekatan Ekonomi Islam tidak menerapkan spekulasi, penimbunan,  liberalisasi pasar yang memberikan peluang untuk melakukan penyimpangan. Namun sistem ekonomi Islam mengadopsi pendekatan multi cabang yang melarang untuk  melakukan pemborosan produksi dan sumber daya alam.

Hidayatullah.com — Pendekatan Ekonomi Islam tidak menerapkan spekulasi, penimbunan,  liberalisasi pasar yang memberikan peluang untuk melakukan penyimpangan. Namun sistem ekonomi Islam mengadopsi pendekatan multi cabang yang melarang untuk  melakukan pemborosan produksi dan sumber daya alam.

Demikian salah satu disertasi dari Lubna Sarwath Muhammad, mahasiswa IEF Trisakti asal India yang mendapat gelar pertama  dalan program Islamic Ekonomic Finance.

Lubna hanya butuh enam tahun untuk  menyelesaikan program di IEF dengan disertasi “Institutional Political Economy, Islam and The Occident: Methodolog With, A Case Study of Syltanate of Oman.”

Perkenalannya dengan dunia pendidikan Islam bukan sebuah rencana, awalnya hanya sebuah penasaran yang timbul begitu besar. Setelah diwawancarai oleh Prof  Mas’ud ul Alam Choudry di sebuah bulletin Ekonomi Islam, Aligarh, India, ia akhirnya tertarik masuk di Islamic Economics and Finance (IEF) Universitas Trisakti  dengan mengambil studi Islamic Ekonomic Finance.

“Saya merasa senang dan langsung melamar ke IEF Trisakti, kampus pertama yang  membuka program Islamic Ekonomic Finance yang berlandaskan al-Qur’an dan Hadits yang konsentrasi terhadap pendekatan  ketauhidan,” ujarnya.

3 Maret 2011 lalu, ia dinyatakan lulus dalam sidang Doktor Ilmu Ekonomi konsentrasi ekonomi dan keuangan syariah. Dengan hasil disertasinya, wanita kelahiran 2 Februari 1965 di Kota Hyderabad, Negara India ini mengaku  ingin memberikan manfaat memberikan kesejahteraan sosial-ekonomi  pada tingkat akar rumput di negaranya. Ia ingin ikut berpartisipasi dan memberikan manfaat agar ikut membantu kesejahteraan umat.

Sebagaimana diketahui,  Islamic Ekonomic Finance (IEF) Universitas Trisakti merupakan kampus yang sejak tahun 2005  telah fokus terhadap pendidikan Ekonomi Syariah.

“Sebuah prestasi besar  ketika dapat meluluskan doktor pertama, khusus ekonomi syariah, “ kata Sofyan  Syafri Harahap, Ketua Program IEF Trisakti kepada hidayatullah.com. “Kita akan terus memberdayakan  umat yang fokus terhadap Ekonomi Syariah, melahirkan magister dan doktor yang ahli di bidang Ekonomi Islam,” tambahnya.

Dengan ilmu yang kini dimilikinya, Lubna bercita-cita akan mendirikian lembaga riset di Negaranya. Ia berharap bisa mendirikan sebuah Pusat  Kesejahteraan Sosial-Ekonomi (CSEW) di  Hyderabad, India sebagai pengajaran dan lembaga penelitian. CSEW akan  menawarkan kursus di Ekonomi dalam Islam dan Kelembagaan Politik Ekonomi. *

Rep: Surya Fachrizal Ginting
Red: Cholis Akbar

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

Ingin Lebih Lintas Agama, PM Inggris Wacanakan Muslim di Majelis Tinggi

Read Next

Majelis Ulama Kaji Rencana Pembangunan PLTN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + thirteen =