MENAG : PENGAWAS PRODUK HALAL HARUS BANGUN LITERASI HALAL

JIC, Jakarta — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meresmikan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada, Rabu (11/10/2017). Dalam sambutannya, Menag menyampaikan agar lembaga yang diberi tugas melakukan sertifikasi dan pengawasan produk halal segera membangun literasi halal.

“Salah satu peran strategis BPJPH adalah membangun literasi dan kepedulian halal,” ujar Lukman.

Dalam hal ini pihaknya sangat mendukung dalam pembangunan literasi halal. Lukman menilai literasi halal memiliki peran penting bagi produsen, penjual, dan tentu bagi konsumen.

Sebagai langkah awal, ia berharap agar BPJPH segera menuntaskan sistem informasi halal dan mekanisme pendaftaran permohonan sertifikasi halal, dengan berlandaskan prinsip kerja profesional, transparan, pro aktif dan biaya terjangkau.

“BPJPH harus berperan dan berkontribusi sebagai penggerak  perkembangan industri halal di Tanah Air, serta membangun masyarakat yang sadar halal,” tandasnya.

Adapun tujuan membangun literasi halal untuk memberikan persamaan persepsi semua pihak akan pentingnya keberadaan jaminan produk halal. Pihaknya tetap optimis bahwa pada saatnya semua bidang akan memiliki persepsi yang sama akan urgensi dan relevansi dari sertifikasi halal.

Karena itu, Menag mengimbau untuk segera dilakukan sosialisasi yang lebih masif dan inklusif untuk mendorong kesadaran dan kepedulian para pelaku usaha dan masyarakat terhadap pentingnya jaminan produk halal.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH. Ma’ruf Amin yang turut hadir dalam kesempatan tersebut juga menilai sosialisasi kepada publik perlu dilakukan secara masif.

“BPJPH harus lebih pro-aktif menguatkan basis kerja sama baik level nasional maupun global. Hal itu mengingat sertifikasi halal bukan hanya produk kecil menengah, tapi (juga) produk impor,” tandasnya.

Sumber ; gomuslim.co.id