MUI: INDONESIA JADI KIBLAT SERTIFIKASI HALAL DI DUNIA

JIC – Sertifikasi dan fatwa halal Indonesia dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) diakui Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah diakui secara internasional.

Ketua Umum MUI, Kiai Ma’aruf Amin saat acara “Seminar Nasional Sertifikasi Halal” di Hotel Gren Alia Cikini, Jakarta, Senin (16/04/2018) mengatakan bahkan banyak negara telah mengadopsi sistem jaminan halal dan sertifikasi halal dijadikan sebagai role model.

“Standar halal Indonesia menjadi global, lebih dari 50 negara meminta sertifikasi halal dari MUI supaya produk mereka diakui dunia, misal Korea,” tutur Ma’aruf Amin

Sejak lama LPPOM MUI dikenal sebagai pelopor dalam gerakan sertifikasi halal karena tercatat mencapai ribuan sertifikat halal yang sudah diterbitkan oleh lembaga tersebut.

“Indonesia sebagai pelopor maka standar halal kita diakui, kita sudah melakukan sertifikasi halal selama 29 tahun hingga sekarang telah menjadi sistem,” ujarnya.

Tak hanya itu, kinerja LPPOM MUI juga semakin terlihat nyata ketika meraih sertifikat ISO 17065 terkait lembaga sertifikasi produk dan jasa dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Lanjut Kiai Ma’aruf, sistem jaminan halal LPPOM MUI sudah diadopsi oleh hampir seluruh lembaga halal di dunia.

“Mulai dari Asia, Australia, Eropa hingga Amerika dan Afrika,” kata dia. Sehingga, standar MUI tentang kriteria halal sudah diadopsi seluruh lembaga halal di dunia karena mereka sangat memerlukan rekomendasi dan pengakuan.

Hingga kini, MUI mempunyai dampak yang luas bagi produk negara-negara dunia, Maa’ruf menilai Indonesia punya pasar besar, tapi tak hanya berhenti jadi pasar.

“Kita harus bisa menguasai dunia dengan ekspor produk halal kita sendiri,” tandasnya.

Sumber : gomuslim.co.id

Write a Reply or Comment