NEGARA MUSLIM BELUM SERIUS GARAP INDUSTRI MAKANAN HALAL

JIC – Tak hanya Islam, beberapa agama juga memiliki anjuran untuk mengkonsumsi makanan halal, namun dalam bahasa atau istilah yang berbeda. Seperti yang dilansir dari publikasi Pakistan Today, Senin (08/10/2018), seharusnya jenis makanan tersebut dipasarkan oleh negara-negara Muslim.

Namun, sayangnya, tidak ada satu pun negara Muslim yang masuk jajaran 10 negara pertama dalam daftar pedagang makanan halal teratas.

Bahkan, Pakistan yang mengklaim sebagai negara Muslim terbesar kedua dalam hal jumlah penduduk, nyatanya berada jauh di jajaran belakang urutan daftar tersebut. Pakistan hanya menyumbang 0,25 persen dalam keseluruhan perdagangan makanan halal senilai tiga triliun dolar AS. Namun, tidak disebutkan 10 negara pertama dalam daftar penjual makanan halal teratas.

Selain itu, Federasi Kamar Dagang dan Industri Pakistan (FPCCI) yang merupakan organisasi pedagang Pakistan terbesar, mengadakan acara untuk menemukan peluang potensial bagi para pedagang di negara itu. Para ahli Pakistan beranggapan negara tersebut memiliki potensi mengekspor makanan halal.

“Mereka menjabarkan bagaimana selama ini pemerintah merugikan sepak terjang pengekspor makanan halal dan negara karena tindakan pemerintah juga berdampak pada negara, seperti dalam bentuk sumber daya keuangan,” tulisnya.

Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut kebijakan pemerintah yang diduga merugikan pedagang makanan. Salah satu usulan pertemuan itu adalah membentuk Otoritas Pembangunan Halal Pakistan (PHDA). Otoritas tersebut bertugas menunjukkan kendala dalam meningkatkan perdagangan makanan halal. Di negara yang 98 persen penduduknya beragama Muslim, konsep perdagangan halal membutuhkan pengakuan.

Hasil dari pertemuan itu, mendesak menteri keuangan fokus pada industri ini karena memiliki potensi menghasilkan miliaran dolar AS bagi perekonomian Pakistan. Acara itu juga dihadiri sejumlah diplomat dari berbagai negara, seperti Rusia, Jepang, Malaysia, Iran, dan Thailand.

Sumber : gomuslim.com

Write a Reply or Comment

3 × five =