Pembaca USA Today: Muslim Amerika Adalah Warga Patriotik

Selama sepuluh tahun terakhir, telah hanya menunjuk pada satu fakta: sebuah presentase kecil Muslim adalah ekstrimis, kemungkinan proporsi yang sama seperti kelompok tepian yang berhubungan dengan agama lain. Hikmahnya adalah mayoritas yang bisu diakui karena patriotismenya dan kerja kerasnya.

NEW YORK (Berita SuaraMedia) – Selama sepuluh tahun terakhir, telah hanya menunjuk pada satu fakta: sebuah presentase kecil Muslim adalah ekstrimis, kemungkinan proporsi yang sama seperti kelompok tepian yang berhubungan dengan agama lain. Hikmahnya adalah mayoritas yang bisu diakui karena patriotismenya dan kerja kerasnya.

Kantor berita USA Today menerima sekitar 300 surat setiap hari. Sebagian besar datang melalui e-mail, namun juga menerima kiriman surat pos dan fax. Surat kabar tersebut mempublikasikan sekitar 35 surat setiap minggunya.

Surat tersebut dipilih berdasarkan komentar yang menanggapi secara langsung pada artikel harian USA Today atau tulisan-tulisan pendapat.

Surat-surat tersebut ringkas dan membuat dua atau tiga inti yang memiliki kesempatan terbaik dipilih, begitu juga dengan surat-surat yang mencerminkan perdebatan yang bersemangat seputar gagasan tentang sebuah subjek tertentu.

Redaktur harian tersebut bertujuan untuk membuat surat-surat tersebut sebuah tempat di mana para pembaca bukan hanya para penulis yang mewakili institusi atau kepentingan kelompok.

Dalam surat pembaca tersebut tak sedikit yang mengajukan pendapat para pembaca tentang Muslim di Amerika selama sepuluh tahun terakhir tak jarang pula yang berpendapat bahwa Muslim Amerika adalah warga negara patriotik. Seperti yang ditulis oleh seorang pembaca, Keith Nickels di Houston. Nickels mengutip  artikel “The danger of s Muslim Witch Hunt,” oleh David Gushee.

“David Gushee, seorang warga negara Muslim Amerika yang telah tinggal di Amerika selama 20 tahun dan percaya pada Amerika.”

Gushee nampaknya mengabaikan korelasi statistik antara undang-undang teroris yang dilakukan atas nama Islam melawan kelompok ekstrimis lainnya di AS.

Amerika memiliki sebuah populasi sekitar 310 juta. Menurut kutipan Gushee, Muslim mewakili sekitar dua juta dari jumlah tersebut, sebuah persentase kecil negara tersebut oleh langkah yang lain. Jika, seperti yang ia sebutkan, Muslim telah menghitung untuk 22 rencana teror, melawan 45 rencana oleh ekstrimis agama lain, sejak Presiden Obama terpilih, itu masih merupakan  sebuah proporsi yang penting yang dilakukan oleh Muslim.

Pemerintah Amerika memiliki sebuah kewajiban moral untuk membahas mengenai masalah tersebut- tanpa memandang seberapa tidak nyamannya mereka membuat warga negara lain merasa demikian.”

Surat pembaca lainnya, dari Arham Shah yang menuangkan pendapatnya mengenai sidang dengar pendapat King menunjukkan keberatannya dan rasa takut yang ditimbulkan oleh sidang tersebut, menulis:

“Sebuah kelompok kecil  orang yang mempercayai ekstrimis, semuanya bukanlah mengenai 2 juta Muslim di Amerika. Mereka adalah dokter, pengacara dan para pemilik bisnis kecil yang datang ke negeri ini untuk melarikan diri dari radikalisme terperinci yang nampaknya mengikuti dan menghantui mereka.”

Republikan Peter King, yang memimpin sebuah sidang dengar pendapat tentang Islam, dan seluruh Amerika akan dijamu dengan baik oleh sebuah pembahasan yang berfokus pada perdamaian dan kerja keras yang sebuah mayoritas Muslim usahakan dan perjuangkan.

Sidang tersebut akan memanfaatkan Kongres untuk membicarakan tentang memberikan Muslim Amerika kesempatan menyoroti prestasi kolektif mereka dari pada mengasingkan mereka untuk semua yang salah dengan dunia.

Sebuah pengingat akhir: “Seorang ayah Muslim memperingatkan pemerintah tentang anak laki-lakinya, sebelum anaknya yang tidak mengetahui apapun tersebut melakukan penerbangan ke AS dua tahun yang lalu.” (ppt/ut/suaramedia)

Write a Reply or Comment

5 × five =