PENGUKUHAN PB PMII 2017-2019 DISELENGGARAKAN DI JAKARTA ISLAMIC CENTRE

JIC – Sebanyak 100 lebih Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) dikukuhkan di Jakarta Islamic Center, Jakarta Utara Minggu (1/10/2017). Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PB PMII Agus Mulyono Herlambang menegaskan, dirinya berkomitmen agar PMII menjadi penangkal radikalisme di kampus.

Dia menjelaskan, dengan keberadaan PMII yang sudah memiliki 230 cabang  dan 24 Koordinator Cabang di seluruh Indonesia, bukan hal yang tak mungkin lagi jika PMII bisa menangkal radikalisme di kampus seluruh Indonesia. ”Bahkan dengan begitu, PMII akan mampu memperkenalkan Islam Indonesia yang Rahmatan Lil ’Alamin,” katanya.

Dirinya menyoroti organisasi yang ingin menggantikan Pancasila sebagai dasar negara.  Bahkan, di saat yang bersamaan juga muncul gerakan radikalisme di berbagai kalangan. Terutama di dalam dunia pendidikan.

Ia menyinggung organisasi yang bertentangan dengan Pancasila banyak berada di kampus-kampus. Menurutnya, mahasiswa juga harus menjadikan Pancasila sebagai azas tunggal dalam berorganisasi.  “Serta tidak ada lagi azas yang lainnya dalam berorganisasi dan bernegara,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia menjelaskan dalam kepengurusan ke depan, PB PMII memiliki empat agenda besar. Diantaranya, membumikan Ahlusunnah Wal Jama’ah di internal kampus, fokus modulasi dalam gerakan advokasi, mendorong gerakan enterpreneurship dan memperkenalkan Islam yang ramah dalam ranah Internasional, terutama di forum-forum internasional.

”Untuk itu, diharapkan para pengurus bisa menjaga kekompakan. Di mana kekompakan menjadi syarat dan modal dalam bergerak,” tuturnya. Agus menambahkan, PB PMII harus menjadi teladan kepada tiap cabang dan Koordinator Cabang di setiap daerah. Selain itu, sebelum pengukuhan dilaksanakan, digelar juga Festival Hadroh se-Jabodetabekabanten dan Istighotsah yang bertemakan ‘Membumikan Nilai Ahkussunnah Wal Jama’ah, Menjaga Keutuhan NKRI’.

Acara pengukuhan juga dihadiri oleh  Abdul Muhaimin Iskandar selaku Ketua Mabinas PMII, Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo,  Menteri Pemudan dan Olahraga Imam Nahrawi, serta selaku  Menteri Soaial Khofifah Indar Parawansa.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pengukuhan PB PMII Mukhtar Ansori Attijani mengungkapkan, 100 lebih pengurus yang dilantik adalah pengurus harian, baik PB PMII maupun KOPRI PB PMII. Menurutnya, pengukuhan dan Rakernas PB PMII adalah pijakan awal untuk membangun organisasi.  ”Tentunya diawali dengan Istighotsah dan doa bersama untuk bangsa. PMII diharapkan bersemangat mempertahankan keutuhan dan persatuan bangsa,” pungkasnya.

Sumber : wartakota.tribunnews.com

Write a Reply or Comment