PERTEMUAN ULAMA SOAL PERDAMAIAN AFGHANISTAN DIUNDUR

JIC – Rencana pertemuan ulama tiga negara membahas upaya menciptakan perdamaian di Afghanistan tidak dapat digelar sesuai jadwal. Penyebabnya, ulama Taliban menyatakan tidak bersedia hadir dalam pertemuan melibatkan Indonesia, Afghanistan, serta Pakistan tersebut.

“Kita sudah komunikasi, tapi hasilnya tak perlu saya sampaikan,” ujar Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Luar Negeri Zaitun Rasmin, Selasa, 20 Maret 2018.

Dilaporkan Anadolu Agency, Zaitun menuturkan MUI akan terus melakukan pendekatan kepada ulama-ulama Taliban agar mau menghadiri pertemuan demi terciptanya perdamaian di Afghanistan.

Zaitun mengatakan tidak ingin terburu-buru meminta kehadiran Taliban. Rencana pertemuan itu akan diundur hingga para ulama Taliban siap hadir.

“Kita tidak mau pertemuan ini hanya formalitas saja. Kita ingin hasil terbaik,” kata Zaitun.

Zaitun menegaskan posisi Indonesia dalam pertemuan ini hanya sebagai juru damai. Tidak ada kepentingan politik yang dibawa Indonesia dalam pertemuan tersebut.

“Kita tidak mempunyai kepentingan apa-apa di Afghanistan,” ujar Zaitun.

Selanjutnya, kata Zaitun, perwakilan dari Indonesia siap hadir ke Pakistan untuk berdialog. Mereka juga siap meyakinkan Taliban terkait pentingnya pertemuan tiga ulama negara.

“Itu menjadi salah satu opsi. Tapi kita masih menunggu proses sementara berlangsung,” kata Zaitun.

Seperti diketahui, Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan ulama tiga negara tersebut. Dijadwalkan 45 ulama yang akan hadir. Masing-masing negara mengikutsertakan 15 ulama.

Rencananya, pertemuan digelar akhir Maret di Istana Bogor. Tetapi, Indonesia masih menunggu kesiapan dari para ulama Taliban yang sebagian besar berada di Pakistan.

Sumber : dream.co.id

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

13 GEJALA SESEORANG TELAH JADI HAMBA DUNIA, COBA INTROSPEKSI YUK

Read Next

MENANTI DIALOG CERDAS AMIEN-LUHUT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × five =