A.   IDENTITAS

1.  Nama

Nama organisasi adalah Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta atau Jakarta Islamic Centre (JIC).

2.  Pendirian

Jakarta Islamic Centre didirikan berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 11 tahun 2014 tanggal 20 Agustus 2014 tentang Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta

3.  Kedudukan

  • Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2014 tanggal 20 Agustus 2014 tentang Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre), Jakarta Islamic Centre merupakan lembaga pemerintah daerah yang terdiri dari unsur Pemerintah Daearah dan masyarakat.
  • Unsur masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 merupakan pelaksana pengelolaan Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta dalam bentuk Badan Manajemen.
  • Badan Manajemen Pengelola Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta mempunyai kewenangan mengelola kawasan Jakarta Islamic Centre.
  • Untuk mendukung tugas dan fungsi Badan Manajemen, Pengelola Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta dibantu oleh Sekretariat sebagai bagian dari Perangkat Daerah.

 

4.  Prinsip

Jakarta Islamic Centre menganut 6 (enam) prinsip organisasi, yaitu :

  1. Prinsip Landasan: Iman, Takwa dan Ibadah kepada Allah SWT.  Artinya, dengan landasan itu,  seluruh pengelola Jakarta Islamic Centre akan semakin diteguhkan untuk bekerja secara profesional dan seluruh  aktivitasnya selalu berada dalam koridor syariah sebagai bagian dari ibadahnya kepada Allah SWT.
  2. Prinsip Tanggung Jawab: Amanah, bertanggung jawab kepada Allah SWT dan umat artinya dalam mengelola Jakarta Islamic Centre, amanah tidak hanya diartikan bertanggung jawab kepada umat/stakeholders, namun lebih dari itu dan yang utama adalah bertanggung jawab kepada Allah SWT.
  3. Prinsip Pendukung: Umat, Pengelola dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Artinya, bahwa keberadaan dan kelangsungan hidup  Jakarta Islamic Centre sangat ditentukan oleh  adanya dukungan sinergi  dari ketiganya.
  4. Prinsip Kedudukan: Sebagai Perangkat Pelaksana non Struktural Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang obyektif dan non partisan. Artinya, secara institusional, Jakarta Islamic Centre adalah Public Institution atau institusi publik yang harus dikelola oleh para pengelola yang memiliki kapabilitas, integritas dan kredibilitas yang baik, secara akademik maupun moral. Secara struktural, Jakarta Islamic Centre berada di bawah koordinasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan bertanggung jawab kepada Gubernur dan umat secara terbuka.
  5. Prinsip Sumberdaya Insani Pelaksana: Pengelola full time, apresiatif dan bermasa depan. Artinya, kedudukan Jakarta Islamic Centre yang sedemikian strategis menghendaki adanya pelaksana profesional yang bekerja penuh waktu dan memiliki jaminan masa depan termasuk jenjang karir serta saling mengakui, menghargai dan adil terhadap seluruh sumberdaya insani. Bekerja penuh waktu menunjukkan  komitmen yang kuat dan profesionalisme. Jaminan masa depan  adalah  salah satu bentuk penghargaan atas dedikasi pengelola. Apresiatif adalah salah satu wujud karakter tim yang solid dan handal.
  6. Prinsip Pengelolaan: 

(1)     Berpegang Teguh Pada Syariah dan Moral Keagamaan, artinya pengelolaan seluruh aktivitas organisasi berlandaskan pada syariah dan moral agama Islam.

(2)     Prinsip Transformatif, artinya pengelolaan seluruh aktivitas organisasi hendaknya mempunyai dampak positif menumbuhkembangkan kesadaran bagi segenap umat Islam Jakarta  untuk melaksanakan keislamannya serta harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat.

(3)     Prinsip Koordinasi, Integrasi dan Fasilitasi, artinya dalam pengelolaan seluruh aktivitas organisasi hendaknya terjalin koordinasi secara harmonis antar berbagai instansi/lembaga terkait, terjalin keterpaduan antar berbagai instansi/lembaga terkait, dan keterpaduan antar ulama dan umara serta dapat memfasilitasi tumbuhnya kesadaran umat agar tercipta efisiensi dan efektifitas kegiatan organisasi yang optimal dan memiliki efek gugah duplikatif yang sebesar-besarnya bagi umat.

(4)    Prinsip Kreatif, Inovatif, Produktif dan Improvisasi Tiada Henti, artinya pengelolaan seluruh aktivitas organisasi, dilakukan secara kreatif, inovatif dan produktif serta secara menerus melakukan improvisasi (perbaikan dan penyempurnaan) tiada henti.

5.  Lambang Organisasi

JIC

Jakarta Islamic Centre memiliki lambang (logo) sebagai berikut:

  1. Lambang Jakarta Islamic Centre merupakan satu-satunya lambang yang berlaku dan mencakup keseluruhan dinamika operasional di Jakarta Islamic Centre.
  2. Isi lambang terdiri atas unsur-unsur:

(1)     Tulisan JIC di tengah-tengah

(2)     Segi delapan sebagai perisai tulisan JIC

(3)     Dua bentuk segi yang saling menjalin melingkupi segi delapan.

  1. Warna lambang adalah :

(1)     Kuning pada garis pinggir logo, melambangkan ketentraman dan kekuatan

(2)     Hijau daun pada garis tengah logo, melambangkan kesuburan

(3)     Emas pada segi delapan perisai tulisan JIC, melambangkan keikhlasan, keagungan akhlak dan kemuliaan.

(4)    Hitam pada tulisan JIC, melambangkan ketegasan

  1. Arti lambang adalah:

(1)      Segi delapan melambangkan kesempurnaan Islam (syumul al-Islam) yaitu; rukun Islam yang lima (syahadat, shalat, puasa, zakat dan haji), amar makruf, nahi munkar dan jihad fi sabilillah.

(2)     Tulisan JIC melambangkan nama lembaga atau organisasi Jakarta Islamic Centre (JIC).

(3)     Latar belakang logo yang berbentuk kerawangan melambangkan keberkahan yang mengalir terus menerus.

 

B.    STRATEGI INDUK

1.  Visi

Visi Jakarta Islamic Centre adalah Menjadi Pusat Peradaban Islam.

 

2.  Misi

Misi Jakarta Islamic Centre adalah :

  1. Mewujudkan Pusat Pengembangan Sumberdaya Muslim, Pengkajian, Data dan Informasi serta Budaya Islam di Jakarta yang bertaraf Internasional.
  2. Mewujudkan Pusat Pengembangan Islam Jakarta sebagai landmark dengan sosok fisik yang monumental, bernuansa Islami dimana Masjid sebagai sentrumnya.

 

3.  Tujuan

Tujuan Jakarta Islamic Centre adalah :

  1. Mewujudkan Masjid yang makmur dan monumental sebagai sentrum pembinaan umat dan budaya Islam.
  2. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan sumberdaya Muslim melalui dakwah, pendidikan dan pelatihan.
  3. Menyelenggarakan kegiatan pengkajian bagi pengembangan pemikiran dan wawasan Islami.
  4. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan seni budaya Islami.
  5. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan masyarakat dan layanan sosial.
  6. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan data dan informasi Islami.
  7. Menyelenggarakan kegiatan usaha dan pengembangan bisnis Islami.
  8. Mewujudkan tataruang lingkungan Jakarta Islamic Centre yang bernuansa Islami, indah, nyaman dan monumental Islami.

 

C.    TUGAS POKOK DAN FUNGSI

  1. 1.     Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi
    1. Jakarta Islamic Centre mempunyai tugas pokok menyelenggarakan kegiatan peribadatan, pengembangan SDM,  sosial budaya, informasi dan komunikasi serta pengembangan bisnis sesuai dengan tujuannya.
    2. Dalam melaksanakan tugas pokoknya, Jakarta Islamic Centre bersifat  obyektif dan terbuka.
    3. Dalam melaksanakan tugas pokoknya, Jakarta Islamic Centre melaksanakan:

(1)      Penyusunan program kerja untuk melaksanakan tugas-tugas pokoknya.

(2)      Pelaksanaan program kerja.

(3)     Penyelenggaraan koordinasi dan kerjasama dengan badan dan lembaga terkait lainnya dalam penyelenggaraan program kerja.

(4)     Bimbingan dan Penyuluhan kepada masyarakat dalam upaya peningkatan kesadaran dan pengamalan ajaran Islam.

(5)    Pengendalian atas pelaksanaan program kerja.

 

  1. 2.    Fungsi-fungsi Islamic Centre
    1. Jakarta Islamic Centre menjalankan fungsi utama dan fungsi pendukung Islamic Centre.
    2. Fungsi utama yang dijalankan Jakarta Islamic Centre adalah fungsi takmir masjid, Pendidikan dan latihan, Sosial budaya, Informasi dan komunikasi serta Pengembangan bisnis.
    3. Fungsi takmir masjid menjabarkan tugas pokok menyelenggarakan kegiatan peribadatan, Fungsi Pendidikan dan latihan menjabarkan tugas pokok pengembangan SDM, Fungsi Sosial budaya menjabarkan tugas pokok  sosial budaya, Fungsi Informasi dan komunikasi menjabarkan tugas pokok informasi dan komunikasi serta Fungsi Pengembangan bisnis menjabarkan tugas pokok pengembangan bisnis.
    4. Fungsi Pendukung yang dijalankan Jakarta Islamic Centre mencakup sub-sub fungsi penelitian dan pengembangan, manajemen properti, keamanan, teknologi informasi, personalia, humas, administrasi dan keuangan.

 

  1. 3.    Fungsi  Takmir Masjid
    1. Mewujudkan kedisiplinan ibadah shalat dengan tertib (waktu, rukun shalat, shaf, bacaan imam).
    2. Peningkatan kualitas penghayatan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
    3. Membentuk masyarakat Islami yang terkait dan menyatu dengan masjid (masjid sebagai sentrum pembinaan umat).
    4. Mewujudkan pembinaan akhlak dan intelektual bagi remaja dan anak.
    5. Menjalankan da’wah bil lisan, da’wah bil hal dan bil kitabah.
    6. Menjaga kebersihan, kerapihan, keindahan, dan kenyamanan masjid.
    7. Mengoptimalkan penggunaan sarana dan prasarana masjid guna mewujudkan pelaksanan ibadah yang tertib dan khusyu’.

 

  1. 4.    Fungsi  Pendidikan dan Latihan
    1. Mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam perkembangan teknologi mutakhir pada berbagai bentuk pendidikan dan pelatihan secara efektif.
    2. Membentuk masyarakat muslim yang cerdas melalui penciptaan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan terpadu.
    3. Menyelenggarakan pendidikan non formal terpadu berbasis teknologi dengan biaya terjangkau dan kesempatan memperoleh akses ke bursa kerja.
    4. Memberi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kemampuan ilmu-ilmu Islam dan kemampuan profesi (studi banding, wisata rohani).
    5. Melakukan riset dan kajian keislaman yang bersifat lokal, nasional dan regional dalam upaya peningkatan kesadaran dan mutu hidup masyarakat muslim.

 

  1. 5.    Fungsi Sosial Budaya
    1. Mengembangkan keshalehan pribadi menjadi keshalehan sosial.
    2. Menanamkan nuansa keindahan dalam masyarakat Islam.
    3. Melestarikan dan mengembangkan tradisi dan budaya Islam lokal dan Nusantara.
    4. Menjalin potensi-potensi keumatan dalam upaya capacity building secara berjama’ah.
    5. Menyediakan berbagai bentuk pelayanan cepat tanggap (bimbingan, konsultasi, persuasi, mediasi dan advokasi) bagi umat.

 

  1. 6.    Fungsi Informasi dan Komunikasi
    1. Penyediaan data dan informasi keislaman.
    2. Penyelenggaraan perpustakaan Islam spesifik peradaban.
    3. Menerbitkan karya-karya pemikiran, gerakan dan aksi yang dilakukan JIC baik dalam bentuk media cetak maupun media elektronik.
    4. Mengembangkan sistem informasi manajemen terintegrasi di lingkungan JIC dan sistem informasi keumatan, terutama yang terkait dengan pengembangan jama’ah.
    5. Mewujudkan media penyiaran dakwah Islam dengan jangkauan optimum yang dikelola secara profesional dengan sajian bernas;

 

  1. 7.    Fungsi Pengembangan Bisnis
    1. Menyelenggarakan kegiatan bisnis Islami dengan memanfaatkan segala sarana yang tersedia guna menunjang kemandirian organisasi JIC dalam pembiayaan;
    2. Menjadi pusat informasi dan transaksi bisnis Islami di tingkat daerah, nasional dan Internasional.;
    3. Wahana bagi peningkatan profesionalitas manajemen dan bisnis.

 

  1. 8.    Fungsi Pendukung

Mendukung seluruh kegiatan operasional guna peningkatan dan optimalisasi kinerja organisasi dalam mewujudkan strategi induknya yang mencakup fungsi penelitian dan pengembangan, manajemen properti, keamanan, kebersihan lingkungan, teknologi informasi, personalia, humas, keuangan dan administrasi.

 

D.   STRUKTUR ORGANISASI

Stuktur organisasi Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre) berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2014 terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut :

  1. Badan Pembina;
  2. Badan Manajemen;
  3. Sekretariat;

 

 

 

 

Write a Reply or Comment

17 − 9 =