Puluhan Tahun Dilarang, Pertama Kalinya Muslimah Berjilbab di TV Umum Mesir

Setelah beberapa dekade dilarang mengenakan jilbab dalam penyiaran di Mesir, Sabtu 1 September 2012, terlihar penyiar-penyiar yang berjilbab di channel Nile News dan Channel Mesir dalam pembawa berita dan presenter talkshow.

Setelah beberapa dekade dilarang mengenakan jilbab dalam penyiaran di Mesir, Sabtu 1 September 2012, terlihar penyiar-penyiar yang berjilbab di channel Nile News dan Channel Mesir dalam pembawa berita dan presenter talkshow.

Televisi Mesir menyetujui tampilnya penyiar wanita dengan mengenakan jilbab di layar televisinya, mereka adalah Narmein Al-Baithar di Channel Al-Ula, Fatimah Nabil, Sarah Al-Syinawi dan penyiar lain yang berada di Channel Nile News. Keputusan dibolehkannya penyiar berjilbab  berlaku pada hari Sabtu kemarin.

Persetujuan mengenajakan jilbab bagi penyiar berita di stasiun tv Mesir  dengan style dan Lukas yang satu dalam cara berpakaian dalam hijab dan pakian. Pimpina redaksi, Ibrahim Al-Shayad, telah menginstruksikan agar koresponden berjilbab tampil dalam menyampaikan berita-berita.

Rep/Red: Shabra Syatila
Sumber: islamemo

Write a Reply or Comment

thirteen − 11 =