QLP for Human Capital Development

QLP merupakan konsep dan metode pengembangan diri berbasis bahasa untuk pemrograman qalbu. QLP pertama kali diperkenalkan oleh perumusnya, KH.Wahfiudin Sakam, SE, MBA, Muballigh Nasional, trainer spesialis spiritualitas dan Kepala Bidang Pengkajian dan Pendidikan Jakarta Islamic Centre (JIC) pada akhir tahun 2010 yang diselenggarakan dan difasilitasi oleh JIC.

Namun walaupun baru, pengaruh QLP lebih bermanfaat dari pada NLP. Hal ini dikarenakan QLP menjadikan qalbu sebagai obyek pemrograman, bukan otak. QLP juga sudah dilatihkan oleh pencetusnya dan mendapat sambutan yang luas. Bahkan jika diusut, cikal bakal QLP sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu dan sudah terbukti turut membangun peradaban dunia. Saya pernah membahas tentang QLP dan perbedaan QLP dengan NLP di kolom ini. Namun untuk menyegarkan ingatkan kita, ada baiknya saya bahas kembali.

QLP merupakan konsep dan metode pengembangan diri berbasis bahasa untuk pemrograman qalbu. QLP pertama kali diperkenalkan oleh perumusnya, KH.Wahfiudin Sakam, SE, MBA, Muballigh Nasional, trainer spesialis spiritualitas dan Kepala Bidang Pengkajian dan Pendidikan Jakarta Islamic Centre (JIC) pada akhir tahun 2010 yang diselenggarakan dan difasilitasi oleh JIC.

Namun walaupun baru, pengaruh QLP lebih bermanfaat dari pada NLP. Hal ini dikarenakan QLP menjadikan qalbu sebagai obyek pemrograman, bukan otak. QLP juga sudah dilatihkan oleh pencetusnya dan mendapat sambutan yang luas. Bahkan jika diusut, cikal bakal QLP sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu dan sudah terbukti turut membangun peradaban dunia. Saya pernah membahas tentang QLP dan perbedaan QLP dengan NLP di kolom ini. Namun untuk menyegarkan ingatkan kita, ada baiknya saya bahas kembali.

Perbedaan QLP dan NLP dapat ditinjau secara sematik. Secara sematik, NLP merupakan singkatan dari tiga kata, yaitu: Neuro, Linguistic, Programming. Neuro, yaitu mengacu ke sistem syaraf, corong penghubung lima indra (melihat, mendengar, mengecap, merasa dan mencium); Berbagai mekanisme yang dilakukan individu dalam menginterpretasikan informasi yang didapat melalui panca indra dan berbagai mekanisme pemprosesan selanjutnya di pikiran); Linguistic, yaitu kemampuan alami berkomunikasi secara verbal dan non verbal. Verbal mengacu pada pilihan-pilihan kata dan frase, mencerminkan dunia mentalitas. Non verbal berkaitan dengan “bahasa sunyi” seperti postur, gerak-gerik dan tingkah laku. “Bahasa sunyi” melahirkan gaya berpikir dan kepercayaan; Programming, yaitu mengacu pada pola berpikir, perasaan, dan tindakan kita. Perilaku dan kebiasaan keseharian ini dapat diganti dengan perilaku dan kebiasan baru yang lebih positif.

Adapun QLP merupakan singkatan dari tiga kata, yaitu: Qalbu, Linguistic, Programming. Untuk pengertian Linguistic dan Programming tidak berbeda dengan NLP. Perbedaannya terletak pada Qalbu. Arti qalbu adalah pusat ruh, sumber kecerdasan yang terhubung melalui syaraf yang terpancar melalui lima indra (melihat, mendengar, mengecap, merasa dan mencium).Menurut konsep QLP, Berbagai mekanisme yang dilakukan individu dalam menginterpretasikan informasi yang didapat melalui panca indra dan berbagai mekanisme pemprosesan selanjutnya di qalbu, hati nurani, hati sanubari; bukan di syaraf otak seperti di dalam konsep NLP.

Untuk kegunaannya, QLP bukan hanya untuk rehabilitasi fungsi otak, gangguan mental, adiksi pornografi atau korban narkoba saja. QLP juga telah telah diformulasikan oleh KH. Wahfiudin Sakam, SE, MBA bersama Abdul Latif, SE, MA (salah seorang trainer QLP) untuk dimanfaatkan dan dilatihkan bagi pembangunan sumber daya manusia ( human capital development)di dunia bisnis.

Pelatihan QLP for Human Capital Development ditujukan untuk orang-orang yang bekerja dalam sebuah perusahaan, baik pimpinan maupun karyawan. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar pimpinan dan karyawan suatu perusahaan memiliki spiritualitas kerja yang tinggi sehingga menimbulkan iklim kerja yang nyaman dan berefek pada peningkatan laba perusahaan.

QLP for Human Capital Development sudah dilatihkan kepada para peserta yang berasal dari berbagai perusahaan dengan nama pelatihan Spirituality in Work (SiW), Spiritualitas Kerja (Spiker) atau Spiritual Character Building (SCB). Berikut beberapa testimoni dari para peserta yang telah mengikuti pelatihan QLP for Human Capital Development dengan nama kegiatan Spirituality in Work (SiW), yaitu: Pertama, bapak H. Muhidin (pemilik perusahaan oil, PT. Recoll Prima Persada Group):” Training SiW benar-benar luar biasa. Baru satu minggu setelah SiW, sudah berdampak pada income perusahaan saya. Saat skill yang dilatihkan SiW saya terapkan pada karyawan saya, mereka dengan sendirinya meningkat motivasi internalnya. Saya menetapkan jam kerja efektif karyawan adalah lima jam. Namun setelah menerapkan ilmu dari SiW kepada karyawan, kami tidak perlu meningkatkan kewajiban jam kerja efektif karena karyawan sendiri yang meminta jam kerja efektifnya menjadi 10 jam per hari. Kalau begini caranya, keuntungan perusahaan bisa meningkat 200-300 persen. Benar-benar luar biasa. Saya pasti sosialisasikan gerakan mulia SiW ini. Di samping itu, saya orang yang tidak pernah menangis. Namun, setelah mengikuti SiW, mendengarkan salawat saja saya sudah menangis.”; dan kedua,Ibu Yanni (Manajer Tax & Accounting Bank Bukopin):”Saya setiap hari melakukan pekerjaan saya. Namun, baru kali ini saya mengetahui betapa pekerjaan saya sangat strategis dan kaya makna.”

Untuk QLP for Human Capital Development dengan nama Spiritual Character Building (SCB) telah dijadikan program pelatihan oleh beberapa perusahaan, seperti di PT. Herfinta Farm & Plantation, sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit dan kilang minyak sawit di Sumatera Utara.

Maka, kami pun mengajak Anda, pimpinan perusahaan atau kepala HRD sebuah perusahaan, untuk menjadi bagian dari pelatihan QLP for Human Capital Development yang diselenggarakan oleh JIC bekerjasama dengan Radix Training & Consulting. Untuk mengawalinya, Anda diajak untuk mengikuti kegiatan sosialisasi QLP, tanpa dipungut biaya, berjudul Gathering on QLP for Human Capital Development pada hari Kamis, 4 Oktober 2012 di salah satu hotel di daerah Jakarta Pusat dari jam 08.00 s/d 12.00 WIB. Daftarkan diri Anda ke penyelenggara kegiatan ini dengan menghubungi nomor telepon (021) 4413069 via Lia/Hafiz di setiap hari dan jam kerja atau menghubungi 082124348581, 081320362513, 085216600480 atau 081314165949. Kami mengajak Anda karena kami ingin kesuksesan mereka yang telah mengikuti QLP for Human Capital Development menjadi kesuksesan Anda juga. ***

Oleh: Rakhmad Zailani Kiki

Koordinator Pengkajian JIC

Write a Reply or Comment

eleven + 2 =