RAKER JIC SEKALIGUS KOORDINASI, INTEGRASI DAN SINKRONISASI DENGAN DINAS SOSIAL

JIC, Subang – Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPPIJ) atau Jakarta Islamic Centre (JIC) menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja (Raker) untuk penyusunan program JIC 2017 sekaligus koordinasi, integrase dan sinkronisasi dengan Dinas Sosial Prov. DKI Jakarta. Acara ini berlangsung di Hotel Sari Ater, Subang dari tanggal 17-19 Januari 2017.

Raker ini diikuti oleh 45 peserta yang terdiri atas pegawai Badan Manajemen JIC dan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Raker tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Manajemen JIC, Drs. KH. A. Shodri, HM.

Dalam sambutannya KH. Shodri mengatakan ada beberapa hal yang perlu digaris bawahi di antaranya adalah:

  1. Melakukan evaluasi terhadap pencapaian kinerja tahun 2016 baik itu secretariat PPPIJ maupun Badan Manajemen JIC, serta mengevaluasi hambatan atau kendala yang didapati, sehingga tahun 2017 mengalami peningkatan dalam hal yang positif.
  2. Merumuskan program kerja 2017-2018 dengan konmsisten dan komitmen mana yang harus di prioritaskan.
  3. Menyusun program-program kerja sesuai dengan Perda .
  4. Diharapkan program-program JIC untuk dikerjasamakan dengan Dinas Sosial dikemas menarik , inovatif dan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Yang jadi ukuran adalah outcome atau hasilnya yang dapat diukur melalui index kepuasan masyarakat yang akan menilainya.

Selain itu, Dinas Sosial Prov DKI Jakarta  mengharapkan program Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre)  dapat dikerjasamakan atau diintegrasikan dengan diantaranya pelatihan tentang keagamaan  untuk warga binaan dan TOT untuk  pegawai harian lepas yang melayani  warga binaan.

Dinas Sosial Prov DKI Jakarta sendiri telah memiliki 22 panti dengan hampir 7000-an warga binaan, mulai dari Balita, anak, remaja dewasa sampai ke lansia, termasuk juga anak-anak PUNK remaja ex narkoba, tuna wicara, tuna netra, tuna grahita, korban KDRT, gelandangan serta pengemis.

Sekretaris Kepala Dinas Sosial Prov DKI Jakarta Ibu Mariana, M.Si mengharapkan raker ini perlu ditindaklanjuti dan yang terpenting adalah Implementasinya sehingga penyusunan program tercapai target-targetnya.(d_shg)

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

BANGKITKAN EKONOMI UMAT ISLAM, INILAH ‘KAMPOENG KURMA’ PERTAMA DI INDONESIA

Read Next

STUDI BANDING IAIN IMAM BONJOL KE JIC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + 8 =