Reksa Dana Syariah Siap Tumbuh Temani Indeks Syariah

Penerbitan produk investasi reksa dana saham berjenis syariah akan bertumbuh seiring dengan peluncuran Indeks Syariah di 27 April mendatang. Demikian disampaikan Ketua Asosiasi Pengelola Reksadana Indonesia (APRDI) Abiprayadi Riyanto dalam keterangannya, Selasa (12/4/2010). “Memang akan semakin banyak produk reksa dana saham berbasis syariah yang muncul,” kata Abi.

Jakarta – Penerbitan produk investasi reksa dana saham berjenis syariah akan bertumbuh seiring dengan peluncuran Indeks Syariah di 27 April mendatang.

Demikian disampaikan Ketua Asosiasi Pengelola Reksadana Indonesia (APRDI) Abiprayadi Riyanto dalam keterangannya, Selasa (12/4/2010). “Memang akan semakin banyak produk reksa dana saham berbasis syariah yang muncul,” kata Abi.

Indeks Syariah bukan pengelompokkan pertama untuk saham-saham halal. Sebelumnya sudah ada Jakarta Islamic Indeks (JII). Namun menurut Abi, komponen saham-saham dalam JII tidak lagi cocok dengan perkembangan pasar dan Daftar Efek Syariah yang terbit setiap 6 bulanan.

“Komponen saham-saham disitu (JII), dinilai tidak cocok lagi. Sehingga mungkin BEI perlu bikin Indeks Syariah yang lebih cocok dengan DES yang baru,” tuturnya.

Indeks Syariah memang dipastikan launching pada 27 April mendatang. Indeks Syariah berisi saham-saham yang sudah mendapat sertifikasi Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI). Terdiri dari 209 saham dan akan di-review 6 bulanan, sesuai dengan laporan Daftar Efek Syariah.

“Memang ini ditunggu oleh pelaku usaha. Manajer Investasi akan menerbitkan produk berbasis syariah, dengan melihat indeks ini,” ucap Direktur Pengembangan BEI Friderica Widyasari Dewi.

Ketertarikan untuk penerbitan reksa dana saham berbasis syariah juga  disampaikan Presiden Direktur PT OSK Nusadana Asset Management Rima Suhaimi. Dengan acuan yang lebih terperinci, memudahkan MI untuk mengkalkulasi dan membuat formulasi produk reksa dana saham syariah.

“Ini potensial dan mendukung. Kita melihatnya demikian. Kami sambut secara positif. Namun penerbitan kan banyak melibatkan stake holder, tapi kita akan lihat,” tutur Rima.(Detik.com/mui.or.id)

 

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

BEI Luncurkan Indeks Syariah April Ini

Read Next

Bank Aceh Syariah Serahkan Dana Nasabah Tsunami pada Baitul Mal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + 17 =