SANDIAGA INGIN ADA SALAT TARAWIH BERJAMAAH DI JAKARTA FAIR

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota Jakarta. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)

JIC, Jakarta,  — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menginginkan ada gelaran salat tarawih berjamaah di Jakarta Fair 2018 yang dilaksanakan di Jakarta International Expo (JIEXpo), Jakarta Pusat, 23 Mei hingga 1 Juli 2018.

Sandi mengatakan hal ini agar para pengunjung dan petugas di Jakarta Fair 2018 tetap bisa menikmati gelaran itu tanpa meninggalkan salat tarawih.

“Nah dibikinin tarawih yang dekat di situ. Banyak juga petugasnya kita enggak mau mereka tertinggal salatnya,” ujar Sandi saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/5).

Meski begitu Sandi mengakui tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama seperti saat mencanangkan salat tarawih akbar di Monumen Nasional (Monas). Rencana tersebut belakangan dibatalkan dan tarawih dipindahkan ke Masjid Istiqlal.
Dia mengatakan ada masjid yang bisa digunakan untuk salat tarawih di sekitar area Jakarta Fair 2018 namun letaknya agak jauh.

Karena itu rencananya Pemprov DKI Jakarta akan menggelar lokasi salat tarawih di dalam area Jakarta Fair 2018.
“Jadi nanti di galeri DKI dibuatkan musala agak lebih besar dan mungkin tarawihnya kami tanya ulama lagi, disesuaikan jamnya. Apakah bisa di pengujung agar mereka bisa dapat tarawih di tiap malam,” kata Sandi.

Jakarta Fair merupakan acara tahunan DKI Jakarta dalam rangka menyemarakkan hari jadi Jakarta. Gelaran tahun ini ditargetkan bakal dikunjungi tujuh juta orang dan menghasilkan total transaksi Rp7 triliun.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta berencana mengadakan salat tarawih akbar di Monas pada 26 Mei mendatang. Namun rencana itu dibatalkan menyusul kritik para ulama dari berbagai organisasi Islam. Perhelatan tarawih akbar pun dipindahkan di Masjid Istiqlal.

Sumber : cnnindonesia.com

Write a Reply or Comment

two + 6 =