Selama di Ahmadiyah Hasanudin Tak Nyaman

’Saya secara sadar dan tanpa paksaan kembali ke Islam,’’ ujar Hasanudin, warga Kampung Baeud, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, yang menyatakan kembali bersyahadat setelah sebelumnya menganut Ahmadiyah. Ia mengaku tak nyaman dengan ajaran yang diikutinya itu.

Anggota Jemaat Ahmadiyah Indonesia (kedua dari kanan) berpelukan dengan warga usai mengucapkan dua syahadat di Ciaruteun, Cibungbulang, Bogor, Selasa (15/3).

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI – ’’Saya secara sadar dan tanpa paksaan kembali ke Islam,’’ ujar Hasanudin, warga Kampung Baeud, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, yang menyatakan kembali bersyahadat setelah sebelumnya menganut Ahmadiyah. Ia mengaku tak nyaman dengan ajaran yang diikutinya itu.

Ia bersama dengan 17 warga lainnya dari empat kecamatan di Sukabumi menggelar ikrar kembali ke Islam di Gedung Dakwah dan Islamic Center Kabupaten Sukabumi, tanggal 16 Maret lalu. Mereka datang ke sana karena ingin mendapatkan pembinaan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pihak terkait lainnya.

Warga Ahmadiyah yang tobat berasal dari Kecamatan Warungkiara, Kecamatan Cibadak, Kecamatan Parakansalak, dan Kecamatan Jampang Tengah. Hasanudin mengungkapkan, dia sendiri sudah selama 20 tahun berada di Ahmadiyah.

Selama puluhan tahun tersebut dia tidak merasakan kenyamanan. Ia berharap bisa menemukan ketenangan setelah kembali ke Islam.

Pernyataan serupa disampaikan oleh tetangganya di Kampung Baeud, Wawan Irwansyah (47). Wawan yang sudah selama 19 tahun menganut Ahmadiyah, awalnya hanya diajak oleh temannya.

Kini, Wawan telah berikrar kembali ke Islam karena merasakan tidak tentram di aliran tersebut. Selain mereka, ada warga Ahmadiyah lainnya yang baru menganut selama satu tahun.

‘’Setelah satu tahun baru merasakan ada yang tidak sesuai,’’cetus Suparman (40), warga Warungkiara. Diakuinya, dia hanya ingin mengetahui dan mempelajari ajaran Ahmadiyah.

 

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Reporter: Riga Nurul Iman

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

Siapa Bilang Biaya Sertifikasi Halal Mahal?

Read Next

Hasil Survei: 69 Persen Warga AS Setuju Pendirian Masjid di Lingkungan Mereka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four + ten =