SOAL PARTAI SETAN, AMIEN RAIS DIMINTA LEBIH BIJAK DI HARI TUA

PPP berharap Amien Rais lebih jeli memilih diksi dalam pernyataan-pernyataannya. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)

JIC, Jakarta,  — Ketua Penasihat Persaudaraan Almuni 212 Amien Rais diminta lebih bijak dan berhati-hati dalam membuat pernyataan di muka publik. Amien baru saja memicu polemik setelah membuat pembedaan antara partai setan dengan partai Allah.

“Kami minta kepada pak Amien di hari tua beliau, statement beliau lebih bijak. Diksi-diksi yang dipergunakan lebih tidak menimbulkan keterpecahbelahan di antara kita, anak-anak kita bangsa itu sendiri,” kata Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (16/4).

Arsul menilai pernyataan Amien yang mendikotomikan partai setan dan partai Allah memicu pertengkaran dan perdebatan yang tidak produktif.

Anggota Komisi III DPR ini meyakini Amien tidak bermaksud membuat pernyataan yang menimbulkan segregasi di masyarakat, namun, Amien juga dinilai harus berhati-hati karena setiap pernyataannya selalu menimbulkan kontroversi dan reaksi.

Lebih lanjut, menurut Arsul, pernyataan Amien tidak perlu diselesaikan melalui jalur hukum. “Tetapi sekali lagi yang ingin kita tekankan, beliau itu di hari tua agar lebih bijak,” katanya.

Amien Rais mendikotomikan partai-partai politik di Indonesia ke dalam dua kutub yakni partai setan dan partai Allah. Dia mengatakan itu saat memberi tausiah usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4) pagi.

“Saya enggak katakan begitu. Jadi bukan partai, tapi cara berpikir. Cara berpikir yang untuk Allah dan yang diikuti oleh setan. Gelombang pro setan merugi, gelombang besar yang didikte kehendak Allah pasti menang,” kata dia.”Sekarang ini kita harus menggerakkan seluruh kekuatan bangsa ini untuk bergabung dan kekuatan dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, tapi kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah. Untuk melawan siapa? untuk melawan hizbusy syaithan,” ujar Amien.

“Orang-orang yang anti Tuhan, itu otomatis bergabung dalam partai besar, itu partai setan. Ketahuilah partai setan itu mesti dihuni oleh orang-orang yang rugi, rugi dunia rugi akhiratnya… Tapi di tempat lain, orang yang beriman bergabung di sebuah partai besar namanya hizbullah, Partai Allah. Partai yang memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan,” imbuh dia.

Usai memberikan tausiyah, Amien enggan membeberkan partai apa saja yang masuk kategori hizbus syaithan.

Pernyataan itu memicu polemik. Amien bahkan dipolisikan oleh Cyber Indonesia karena menganggap pernyataan tersebut mengandung kebencian.

Pasal yang disangkakan kepada Amien yakni pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45A Ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 (UU ITE) dan atau pasal 156A KUHP. (wis)

Sumber : cnnindonesia.com

Write a Reply or Comment

7 + 9 =