Tidak Mau Kalah dengan Ikhwan, Koptik Mesir Juga Dirikan Parpol

Komite pendiri partai sekuler kristen Koptik pertama di Mesir, yang dijuluki Partai Koalisi Bebas Nasional dan dipimpin oleh seorang ahli hukum Islam, akan mengadakan pertemuan pertamanya di Alexandria pada hari Sabtu besok (12/3) untuk membahas perubahan konstitusi yang baru-baru ini diusulkan di Mesir.

Komite pendiri partai sekuler kristen Koptik pertama di Mesir, yang dijuluki Partai Koalisi Bebas Nasional dan dipimpin oleh seorang ahli hukum Islam, akan mengadakan pertemuan pertamanya di Alexandria pada hari Sabtu besok (12/3) untuk membahas perubahan konstitusi yang baru-baru ini diusulkan di Mesir.

Komite juga akan membahas insiden kekerasan sektarian terbaru terhadap Kristen Koptik terkait pembakaran gereja di desa Sol, yang terletak di Helwan, selatan Kairo. Para peserta kongres juga akan membahas bentrokan berdarah antara Muslim dan Kristen di daerah Moqattam dimana sedikitnya 13 orang tewas dan puluhan terluka dalam beberapa hari terakhir.

“Kami telah memilih sebuah komite untuk merancang program komprehensif untuk partai dan prinsip-prinsip utama, seperti perlunya memiliki sebuah negara sipil dan juga pemisahan antara agama dan politik,” kata koordinator partai Joseph Malak. “Saya berharap komite untuk menyelesaikan proses pembuatannya dalam waktu tiga bulan.”

Mesir memiliki minoritas Kristen Koptik dengan populasi sekitar sepuluh persen dari 80 juta penduduk Mesir, yang merupakan komunitas Kristen terbesar di Timur Tengah.

Kristen Koptik sering mengeluhkan adanya diskriminasi sistematis dari negara, terutama di arena kerja pelayanan publik. Mereka juga menyuarakan kemarahan mereka atas kegagalan negara untuk mencabut pembatasan birokrasi terkait tentang bangunan dan renovasi gereja.

Di masa lalu, beberapa aktivis Koptik berusaha untuk mendirikan partai Koptik tapi kepemimpinan agama gereja menolak untuk mendukung rencana para aktivis Koptik.

Namun setelah Ikhwanul Muslimin mengumumkan mereka akan membentuk partai politik, beberapa aktivis Koptik mendesak pembentukan partai Koptik. Semua gereja-gereja utama di Mesir, bagaimanapun, telah mengecam langkah itu, menyebutnya sebagai langkah untuk menyalakan sektarianisme di negara yang mayoritas Muslim.

“Kami bukan sebuah partai Koptik. Kami hanya partai sekuler dengan kehadiran warga Koptik yang kuat. Saya memberitahu Anda bahwa partai kami justru dipimpin oleh seorang Muslim ahli hukum Hesham Sadek,” kata Malak kepada Al-Masry Al-Youm.

Beberapa anggota terkemuka partai adalah pemimpin sekuler di dalam Gereja Koptik itu sendiri, seperti Fuad Gerges, wakil sekretaris Dewan pengakuan Koptik, dan Kamil Seddiq, sekretaris dewan Koptik.

Tokoh lain yang bergabung dengan partai ini adalah Ikram Labib, anggota Komite Sentral Partai Tagammu, dan aktor Lotfy Labib.

Malak mengatakan bahwa semua diskusi dalam partai akan dilakukan dalam kerangka kewarganegaraan. “Kami adalah warga Mesir dan tujuan kami adalah untuk melayani bangsa.” (fq/almasryalyoum/eramuslim)

 

Write a Reply or Comment

8 − six =