TIGA MASJID MEGAH INI HANYA DIBUKA SETAHUN SEKALI

JIC – Di berbagai belahan dunia terdapat banyak sekali masjid. Meski berbeda dari segi bentuk atau desain bangunannya, namun fungi masjid hampir seluruhnya sama, yakni menjadi pusat kegiatan umat Islam sehari-hari, terutama dalam pelaksanaan shalat lima waktu.

Namun berbeda dengan ketiga masjid ini. Tak seperti masjid-masjid lain, masjid ini berada sangat jauh dari pemukiman warga dan hanya dibuka setahun sekli, yakni ketika musim haji tiba. Masjid tersebut diantaranya Masjid Namirah, Masjid Al Khaif dan Masjid Al Baiaa.

Terletak jauh dari pusat kerumunan warga, ketiga masjid tersebut hanya difungsikan ketika musim haji. Masjid Namirah, yang terkenal dengan menaranya yang megah ini terletak di Arafah dekat Makkah. Pada musim haji, sekitar 450 ribu jamaah haji beribadah sepanjang siang dan malam di sana.

Luar biasanya, Masjid telah telah melewati beberapa tahapan masa kehidupan. Dibangun pertama kali selama abad ke-2 Hijriah. Hingga saat ini, terdapat perluasan terbesar dengan area mencapai sekitar 18.000 meter persegi. Disamping itu juga telah dilakukan renovasi dan peningkatan penyediaan toilet. Hingga menjadikan masjid tersebut sebagai masjid terbesar ketiga dalam hal ruang, setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Yang kedua adalah masjid Al Khaif yang berdiri kokoh dengan warna merahnya yang khas di Mina. Masjid tersebut dikenal dengan sebutan masjid 30 hari, hal itu disebabkan karena masjid ini hanya dibuka selama 30 hari per tahunnya selama musim haji. Di masjid ini pun sudah beberapa kali dilakukan pemugaran, diantaranya semakin banyaknya pintu masuk untuk perempuan.

Seperti dilansir Arabnews, Masjid Al Khaif ini dapat menampung sekitar 100 ribu jamaah untuk melakukan shalat lima waktu.

Masjid yang memiliki 403 tiang ini terletak di dekat kantor administrasi Kementerian Keislaman Arab Saudi. Tak jauh dari masjid juga dibangun penginapan untuk tamu besar Kementerian KeIslaman Arab Saudi.

Selain Masjid Namirah dan Masjid Al Khaif, ada juga masjid Al-Baiaa yang terletak di bagian timur Makkah. Masjid ini bentuknya masih membawa orisinalitas sejarahnya. Masjid ini dibangun dibangun pada era khalifah Abu Jaafar Al-Mansour tahun 144 Hijriyah.

Di Masjid Al Baiaa inilah Nabi Muhammad Saw mengikrarkan sumpah kesetiaan 12 pemimpin dari dua suku Arab besar: Al-‘Aus dan Al-Khazraj, yang berasal dari Madinah.

Masjid sebesar 500 meter persegi ini sedikit berbeda, karena termasuk bangunan tua yang tidak memiliki atap, menara atau jendela. Masjid itu dibangun dari batu dan batu bata dan biasa ditutup kecuali selama musim haji.

Sumber: Civilita.com

Write a Reply or Comment

9 + four =