UNTUKMU YANG SEDANG BERJUANG MENJADI IBU, INILAH 5 HAL YANG PANTAS DISYUKURI!

JIC – Hidup ini tidak pernah lepas dari kata perjuangan, terlebih bagi seorang ibu. Bagi seorang ibu, perjuangan adalah nafas hidupnya. Setiap waktu adalah perjuangan mendidik buah hati menjadi pribadi yang istimewa. Pribadi yang selalu dirindukan di manapun ia berada. Disebabkan ia memiliki karakter unggul hasil didikan seorang ibu yang luar biasa.

 

Jika salah satu dari wanita yang sedang berjuang menjadi ibu, berbahagialah! Sebab, di antara kerepotan, ketidaknyamanan, dan segala kesulitan menjadi ibu, ada banyak hal yang pantas disyukuri. Apa saja itu? Yuk kita simak ulasan dalam poin-poin berikut ini!

BERSYUKURLAH, SEBAB DI LUAR SANA MASIH BANYAK YANG MERINDUKAN PREDIKAT SEORANG IBU

Ya, tidak semua wanita bisa meraih prediket sebagai seorang ibu. Banyak yang masih berjuang untuk meraih predikat itu. Sebagian dari mereka belum menemukan jodoh yang tepat yang merupakan gerbang menuju predikat itu. Sebagian yang lain tak kunjung dikaruniai buah hati. Sementara, Sahabat ada yang sudah menjadi perempuan sempurna dengan predikat seorang ibu. Lalu, nikmat Tuhan yang mana lagi yang pantas didustakan?

Diantara kata perjuangan menjadi seorang ibu kita pantas bersyukur. Allah Yang Maha Pengasih memberi kita predikat yang sangat mulia sebagai seorang ibu. Meski harus melewati rasa tidak nyaman saat mengandung dan rasa sakit saat melahirkan, semua akan terbalas dengan rasa bahagia saat mendapat predikat sebagai seorang ibu. Berbahagialah, kamu sudah menjadi wanita yang beruntung, wanita yang sempurna. Sebab, tidak semua wanita yang bisa memperoleh gelar itu.

KEREPOTAN ITU HANYA SEMENTARA DAN BERBUAH PAHALA

Kata perjuangan bagi seorang ibu muda selalu identik dengan kerepotan. Saat anak masih bayi, seorang ibu direpotkan dengan urusan popok, ASI, hingga kerewelan si buah hati yang tak kenal waktu. Tidak jarang sang ibu harus bangun dini hari hanya untuk memastikan buah hati nyaman, meski harus mengesampingkan kenyamanan diri sendiri.

Bertambahnya usia buah hati bukan berarti kerepotan seorang ibu berkurang. Kata perjuangan itu belum berhenti. Ibu akan dihadapkan pada kerepotan demi kerepotan lain yang berbeda wujud saja. Sebab, anak butuh proses untuk mempelajari berbagai hal hingga mereka bisa mengurus diri mereka sendiri. Untuk menuju ke sana dibutuhkan kesabaran seorang ibu untuk melayani dan mendidik anak hingga mandiri. Di sinilah kata perjuangan seorang ibu diuji. Kerepotan demi kerepotan menghiasi hari dari demi hari. Namun, wahai ibu, bersabarlah! Sebab, semua kerepotan itu hanya sementara dan berbuah pahala. Keikhlasan menjadi seorang ibu adalah ibadah di sisi Tuhanmu.

SETIAP POLAH ANANDA SELALU MEMBUATMU BAHAGIA

Kata perjuangan seorang ibu bukanlah melawan musuh di medan perang melainkan kesungguhan untuk mendidik buah hati menjadi generasi unggul. Bekalnya adalah sabar, ilmu, dan kesungguhan. Tidak ada yang lebih indah selain perjuangan menjadi seorang ibu. Sebab, hari-harinya selalu dihiasi dengan tawa canda dan tingkah polah ananda yang mampu melukis bahagia di hati.

ALLAH PUN MENITIPKAN KUNCI SURGA-NYA PADAMU

Berbahagialah menjadi seorang ibu. Sebab, predikat ini bukan hanya sebatas kata perjuangan. Allah memberi kemuliaan dan kedudukan yang tinggi bagi seorang ibu. Semua rasa sakit, ketidaknyamanan, dan kerepotan yang dirasa akan diganti Allah dengan kemuliaan berlipat. Allah meninggikan derajat seorang ibu tiga tingkat dibanding ayah. Allah juga memberi kehormatan pada seorang ibu dengan menitipkan kunci surga bagi anak-anak di tangannya.

DAHSYATNYA DOA DARI LISANMU YANG AKAN SELALU DIRINDU

Seorang ibu adalah sosok yang selalu dirindukan oleh anak-anaknya. Bukan hanya sosok dan kata perjuangannya yang tak pernah putus. Akan tetapi, untaian doa tulus dari lisan seorang ibu. Setiap kata yang keluar dari mulitnya adalah senjata dahsyat yang selalu dirindukan oleh buah hati.

Untukmu yang sedang berjuang menjadi ibu. Berbahagialah menjadi seorang ibu. Sebab, banyak hal yang pantas kita syukuri sebagai seorang ibu. Ibu adalah profesi mulia yang dianugerahkan Allah pada wanita. Di sana ada kata perjuangan dan pengorbanan. Namun, di balik semuanya akan berbalas pahala, kebahagiaan, dan kemuliaan. Tidakkah kita berbangga dengan semua itu?

Sumber : abiummi.com

Write a Reply or Comment