USAI JALANI TES SWAB, SEORANG STAF DPRD DKI JAKARTA POSITIF CORONA

Foto: Nur Azizah Rizki Astuti-detikcom

Jakarta, JIC – Sekretaris Dewan DPRD DKI Jakarta, Hadameon Aritonang mengatakan, ada satu orang staf DPRD DKI yang diketahui positif virus Corona (COVID-19). Staf tersebut bekerja di bagian protokol.

“Memang ada satu orang staf kita di bagian protokol yang positif dan sekarang udah dirawat di (RS) Mitra di Kemayoran,” ujar pria yang akrab disapa Dame itu di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Dame menjelaskan, awal mula staf tersebut diketahui positif Corona karena pihaknya rutin menggelar rapid test tiga kali dalam satu minggu. Menurutnya, rapid test rutin itu dilakukan untuk semua bagian staf baik protokol, pengamanan dalam (Pamdal) dan penyedia jasa lainnya orang perorangan (PJLP).

“Kita kan ada semacam program, seluruh karyawan dicek, termasuk PJLP, Pamdal, kita lakukan rapid, tiga kali seminggu, setiap rapid ada 40, 30 orang, kita wajibkan. Setelah rapid, dia reaktif, setelah itu ditindaklanjuti di-swab, hasilnya positif. Tapi, ada beberapa temannya juga, saat rapid reaktif, tapi pada saat diswab dia negatif,” katanya.

Menurutnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga sudah melakukan contact tracing staf yang positif Corona itu. Dame mengatakan, pihak keluarga staf tersebut juga sudah diminta untuk mengisolasi diri.

“Itu (contact tracing) akan dijajaki Dinkes, dari Puskesmas wilayah dia, dia kan tinggal di Jakarta Barat, Cengkareng, selalu koordinasi dengan yang bersangkutan, termasuk mungkin keluarganya juga dilakukan semacam istirahat di rumah, jangan interaksi dulu, kemungkinan di-rapid juga,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dame mengatakan, untuk anggota DPRD DKI tidak ada yang reaktif ataupun positif Corona. Dia menegaskan, hanya ada satu staf DPRD DKI yang terkonfirmasi kasus Corona.

“Anggota (DPRD) sebagian besar kita lakukan (tes) dan mayoritas semua negatif,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz mengatakan saat ini gedung DPRD DKI sedang disterilisasi dan disemprot disinfektan. Hal itu karena ada pegawai DPRD DKI yang reaktif virus Corona (COVID-19) setelah menjalani rapid test.

“Iya, yang saya dengar begitu (ada karyawan reaktif Corona), (sterilisasi) ini untuk antisipasi saja. Ada beberapa karyawan yang reaktif, jadi memang itu diisolasi mandiri. Sementara mereka diisolasi. Gedung juga diamankan, disemprot (disinfektan) biar nggak menyebar intinya,” ujar Aziz saat dihubungi, Selasa (14/7).

Aziz mengatakan sterilisasi gedung yang berada di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, itu dilakukan selama tiga hari. Terhitung sejak Senin (13/7) hingga Rabu (15/7)

Sumber : detiknews.com

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

PEKERJA INDONESIA: PRT DIDUGA DISIKSA DI ARAB SAUDI, KONDISI ‘KRITIS’ DENGAN ‘LUKA DI SELURUH TUBUH DAN TANGAN DISETRIKA’

Read Next

PONPES-GONTOR-NYATAKAN-11-SANTRI-POSITIF-COVID-19-DALAM-KONDISI-BAIK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + 20 =