WANITA YANG IKUT PERANG ZAMAN RASULULLAH

Wanita yang Ikut Perang zaman Rasulullah

JIC – Seorang wanita biasanya tak pernah diikutsertakan dalam pekerjaan fisik. Mereka lebih sering terlibat di belakang layar, ketimbang mendukung di garis depan.

Tahukah Anda, ternyata pada zaman Rasulullah SAW ada sekelompok wanita yang senang sekali saat mendapat seruan jihad. Padahal, Rasulullah tidak menyarankan seruan jihad itu, untuk mereka.

Dia adalah Ummu Ziyad, seorang wanita dari Bani ash Shada’i yang tinggal di Yaman. Ia beserta enam wanita lainnya ikut menyambut seruan Nabi SAW untuk berjihad. Ketika kemudian Nabi SAW mengetahui sekelompok wanita ini, beliau tampak agak marah, dan memanggilnya.

Setelah dekat beliau bersabda, “Siapa yang menyuruh kalian datang kemari? Dengan siapa kalian datang?”

“Wahai Rasulullah,” Ummu Ziyad menjawab, “Kami mengetahui cara membalut luka, yang diperlukan dalam pertempuran ini. Kami datang dengan membawa obat-obatan dan perban untuk mujahid yang terluka. Kami juga bisa menyiapkan panah-panah untuk mujahid yang berperang. Kami akan mengobati dan merawat mujahid yang terluka, dan kami juga bisa menyiapkan makanan dan minuman kalau mereka lapar.”

Mendengar penjelasan ini, akhirnya Nabi SAW mengijinkan mereka terlibat dalam perang Khaibar.

Sumber: islampos.com

Write a Reply or Comment

ten + 15 =