Home News Update Islam Indonesia BAZAR KULINER HALAL TANDAI PELUNCURAN WISATA HALAL KOTA MALANG

BAZAR KULINER HALAL TANDAI PELUNCURAN WISATA HALAL KOTA MALANG

0
434

JIC – Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur makin serius mengembangkan wisata halal. Salah satu buktinya adalah peluncuran wisata halal oleh Walikota Malang, Sutiaji usai apel hari santri di Balai Kota Malang, Senin (22/10/2018).

Bazar kuliner halal di sepanjang Jalan Gajah Mada Kota Malang menandai peluncuran wisata halal ini. Sepanjang jalan di samping Balai Kota berjajar 51 gerai terdiri dari operator wisata, kuliner, destinasi wisata dan perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Sutiaji mengatakan Malang memiliki banyak makanan, penginapan dan destinasi halal. “Sejumlah kuliner di Malang akan dilengkapi dengan ketentuan dan syarat. Pemkot Malang menggandeng perguruan tinggi untuk meneliti kehalalan sebuah produk kuliner sesuai standar Majelis Ulama Indonesia (MUI),” ujarnya.

Terkait wisata halal ini, pemkot Malang menggandeng dua wilayah lain di kawasan Malang Raya yaitu Kabupaten Malang dan Kota Batu melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Ia menambahkan konsep destinasi wisata halal ini bukan berarti semua pelayanan harus syar’i. Menurutnya, wisata halal adalah bagaimana menerapkan nilai-nilai atau aturan agama agar apa yang disajikan benar-benar bisa terjamin kehalalanya.

“Dari sisi kuliner misalnya, kami ingin bahwa apa yang nantinya disajikan oleh hotel ataupun restoran benar-benar bisa terjamin kehalalanya. Jadi bukan hanya halal dari sisi substansi tetapi juga dari proses pengolahanya,” jelasnya.

Sutiaji menjelaskan bahwa nantinya akan ada verifikasi khusus untuk bisa membuktikan bahwa destinasi wisata, hotel ataupun restoran yang menerapkan konsep wisata halal. Sehingga hal itu diharapkan bisa memberikan referensi menarik bagi wisatawan muslim untuk berkunjung ke Malang Raya.

“Insya Allah sebelum 99 hari masa kerja, tahapan-tahapan menuju destinasi wisata halal itu akan kami lakukan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Ida Ayu Made Wahyuni, menjelaskan bahwa penerapan wisata halal itu demi bisa menarik wisatawan muslim untuk berkunjung ke Indonesia.

“Kami juga sudah membuat Desain Strategi Rencana Aksi (DSRA) untuk Malang Raya. Tetapi sejauh ini masih terus kami sempurnakan termasuk juga menunggu laporan dari Kabupaten Malang maupun Kota batu. Jika nanti sudah lengkap maka akan segera kami laporkan ke Kementerian Pariwisata,” jelasnya.

Ia berharap wisata halal ini juga dapat menjadi alternatif wisata bagi masyarakat. “Sejumlah destinasi juga sedang menyiapkan berbagai perangkat yang dibutuhkan agar mememuhi syarat sebagai tempat wisata halal. Seperti menyediakan sarana ibadah dan destinasi yang sesuai syariat,” paparnya.

Sumber : gomuslim.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 2 =