Home News Update Islam Indonesia PESAN WAMENHAJ DAHNIL DI HARI KHIDMAT: BERANTAS MAFIA HAJI-UMRAH, DOAKAN JURNALIS HILANG...

PESAN WAMENHAJ DAHNIL DI HARI KHIDMAT: BERANTAS MAFIA HAJI-UMRAH, DOAKAN JURNALIS HILANG DAN KORBAN KKB

0
11
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan (kiri) dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kanan).

Jakarta (Mediaislam.id)–Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi meluncurkan layanan pengaduan terpadu bertajuk “Hotline Bongkar Mafia Haji dan Umrah”. Peluncuran fasilitas ini menjadi puncak dari rangkaian acara Doa dan Zikir dalam peringatan Hari Khidmat, yang menandai satu tahun berdirinya kementerian tersebut di Jakarta, Senin (14/9/2026).

​Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa masyarakat kini dapat langsung melaporkan tindak kecurangan terkait penyelenggaraan haji dan umrah melalui nomor hotline yang telah disediakan. Langkah tegas ini diambil pemerintah sebagai respons atas maraknya persoalan agen perjalanan bermasalah dan praktik penipuan yang sangat merugikan jemaah.

​”Hotline ini menjadi simbolisasi pesan kita kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwasanya sesuai amanah dan perintah dari Presiden Prabowo Subianto, kita harus melakukan bersih-bersih di semua sektor, termasuk sektor perhajian,” tegas Dahnil dalam sambutannya.

​Di samping peluncuran hotline, acara Doa dan Zikir Hari Khidmat tersebut juga diwarnai dengan momen solidaritas kemanusiaan. Wamenhaj Dahnil secara khusus mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenhaj untuk mendoakan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Rombongan tersebut diketahui hilang usai bertolak untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

​”Hari ini sudah tujuh hari pencarian lima wartawan yang hilang di Selat Sunda. Tentu kita berdoa, mudah-mudahan bisa segera ditemukan dan dalam kondisi selamat, sehat, walafiat,” ujar Dahnil. Ia turut menitipkan doa agar para pahlawan informasi tersebut dapat segera diselamatkan dan berkumpul kembali bersama keluarga tercinta.

​Lebih lanjut, rasa simpati dan duka cita mendalam juga disampaikan Wamenhaj atas gugurnya tiga orang ASN di Papua yang menjadi korban pembunuhan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Di hadapan para pegawai Kemenhaj, Dahnil memimpin doa bersama untuk para abdi negara yang terbunuh tersebut.

​”Kita juga berdoa, tadi disampaikan bahwasannya ada saudara-saudara kita, tiga ASN di Papua yang wafat, dibunuh oleh KKB,” ungkapnya. Dahnil berharap agar situasi keamanan di wilayah Papua dapat segera membaik, sehingga masyarakat setempat bisa menjalani kehidupan dengan aman serta memperoleh kebaikan bagi daerah tersebut.

​Melalui peringatan Hari Khidmat ini, Kemenhaj menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mewujudkan ekosistem ibadah haji yang aman dan transparan, namun juga memupuk kepedulian terhadap keselamatan dan kedamaian bangsa Indonesia dari berbagai ujian.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × one =