Home News Update Dunia Islam JELANG AKHIR HAJI, KERJAAAN ARAB SAUDI HARAP PROSESI AMAN TANPA INSIDEN

JELANG AKHIR HAJI, KERJAAAN ARAB SAUDI HARAP PROSESI AMAN TANPA INSIDEN

0
554

JIC, Makkah — Pekan ini lebih dari dua juta orang yang menunaikan ibadah haji mulai kembali ke Makkah untuk menjalankan proses akhir ibadah pada haji. Sementara itu, para pejabat senior Arab Saudi mengatakan beberapa waktu silam ritual ibadah pernah mengalami insiden desak-desakan yang menelan korban jiwa, kebakaran dan kerusuhan.

Hal ini membuat otoritas harus berjuang mengatasinya. Namun tahun ini berlangsung tanpa insiden. Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Khaled al-Faisal, yang memimpin komite haji, mengatakan penyelenggaraan haji tahun ini sukses.

“Saya hari ini bangga bisa memberikan pelayanan-pelayanan ini dan saya bangga pada semua saudara yang berpartisipasi dan saya bangga pada setiap anggota jemaah yang datang ke tanah ini dan membantu keberhasilan musim ini,” ujarnya pada para reporter di Mina, timur Makkah.

Sebelum kembali ke Makkah ribuan anggota jemaah menjalankan ritual pelemparan jumrah di Jamarat, yang merupakan bagian dari ibadah haji. Kemudian, saat malam tiba Masjidil Haram penuh jemaah.

Arab Saudi yang merupakan tuan rumah dan mempertaruhkan reputasinya sebagai penjaga tempat-tempat suci Islam dan pengorganisasi penyelenggaraan ibadah haji agar berjalan dengan lancar.

Sebanyak lebih dari 2,3 juta orang datang ke Arab Saudi tahun ini, kebanyakan dari luar negeri, untuk menjalankan ritual haji selama lima hari. Berhaji satu kali seumur hidup diwajibkan bagi umat Islam yang mampu.

“Penyelenggaraannya sangat baik, tidak ada kesesakan atau yang lain. Semua berjalan baik, Alhamdulillah,” ujar  jemaah asal Yaman, Rashid Ahmed.

Sementara itu, lebih dari 100 ribu anggota pasukan keamanan dan 30 ribu petugas kesehatan pekan ini dikerahkan untuk menjaga keamanan dan memberikan bantuan.

Insiden pada tahun 2015 menewaskan hampir 800 anggota jemaah menurut Riyadh, ketika dua kelompok jemaah tiba di persimpangan jalan timur Makkah. Namun menurut hitungan negara yang lain ada jenazah 2.000 orang, termasuk 400 warga Iran.

Teheran mengirim hampir 90 ribu anggota jamaah haji tahun ini, setelah tahun lalu memboikot di tengah ketegangan diplomatik dengan Riyadh.

Dikatakan Menteri Kesehatan Arab Saudi Tawfiq al-Rabeeah, ibadah haji berlangsung tanpa kejadian luar biasa penyakit yang setiap tahun menjadi kekhawatiran.

“Kementerian juga telah memberikan pelayanan kesehatan bagi 400 ribu orang, termasuk 21 operasi jantung. Kami ingin memberikan pelayanan istimewa supaya jamaah kembali ke rumah dengan kesehatan baik setelah menyelesaikan ibadah haji,” tambahnya seperti yang dilansir dari publikasi Reuters.

Sumber ; gomuslim.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen − 4 =