Home News Update Dunia Islam KELUARGA SEBUT BRENTON TARRANT LAYAK DIHUKUM MATI

KELUARGA SEBUT BRENTON TARRANT LAYAK DIHUKUM MATI

0
433

JIC, NEW SOUTH WALES—Donna Cox, sepupu dari pelaku teror di Selandia Baru, mengatakan Brenton Harrison Tarrant layak dihukum mati atas kejahatannya.

Seperti diketahui, Tarrant dengan membabibuta menembaki jamaah masjid Al Noor dan masjid Linwood pada Jumat, (15/3/32019) lalu, dan menewaskan 50 orang baik lelaki, perempuan, dan anak-anak.

“Dia layak untuk mendapatkan hukuman mati atas apa yang telah dilakukannya. Mengatakan ini rasanya sakit bagi saya karena dia anggota keluarga,” kata Donna Cox dalam acara Sunday Night seperti dilansir News, Senin, (18/3/2019).

”Untuk seseorang yang telah mengambil nyawa begitu banyak orang, adil rasanya kalau dia mengalami hal sama.”

Cox mengungkapkan, ayah dan ibu Tarrant adalah orang yang terhormat di komunitas Kota Grafton, New South Wales, Australia.

Kini, ibu dan saudara perempuan Tarrant diamankan di sebuah rumah rahasia oleh petugas keamanan setempat.

Sementara itu saudara Tarrant yang lain telah menyatakan bela sungkawa kepada para korban dan keluarganya.

Terry Fitzgerald, paman Tarrant, meminta maaf kepada keluarga para korban atas kebiadaban yang dilakukan keponakannya itu.

“Kami meminta maaf kepada keluarga di sana, untuk keluarga dari korban yang telah meninggal dan terluka. Apa yang dilakukannya sama sekali tidak benar,” kata Fitzgerald atas nama keluarga besar.

Marie Fitzgerald, nenek Tarrant mengatakan, cucunya itu telah berubah dari pribadi yang dikenalnya selama ini. Berita media massa, kata dia, mengatakan cucunya itu telah merencanakan tindakannya terornya itu sejak lama.

“Dia berubah sejak pergi ke luar negeri,” kata Marie yang berusia 81 tahun.

Tarrant pergi ke luar negeri pada 2010 pasca kematian ayahnya karena kanker. Tarrant pergi mengunjungi sejumlah negara termasuk Eropa

Tarrant, 28 tahun, kembali pulang 12 bulan lalu ke Grafton untuk merayakan hari ulang tahun saudara perempuannya.

Menurut keluarganya, tidak ada tanda-tanda mencurigakan saat itu.

Berdasarkan catatan polisi, Tarrant menyerang jamaah masjid Al Noor, yang terletak di sebelah taman Hagley Park. Dia lalu berkendaraan dengan mobil menuju masjid Linwood, yang terletak sekitar 5 kilometer jauhnya dalam waktu tujuh menit.

Dalam 36 menit dia melancarkan serangan teror, 48 orang tewas dan 38 orang lainnya terluka tembak. 2 Orang belakangan tewas di rumah sakit.

Korban tewas paling muda berusia 3 tahun atas nama Mucaad Ibrahim, yang berasal dari keluarga imigran Somalia. []

 

 

 

sumber : islampos.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 − six =