Home News Update Dunia Islam MOMEN IKTIKAF, UMAT ISLAM DIMINTA DOAKAN PALESTINA DAN AL-AQSHA

MOMEN IKTIKAF, UMAT ISLAM DIMINTA DOAKAN PALESTINA DAN AL-AQSHA

0
229
Kompleks Masjid Al Aqsha.

Bogor (islamic-center.or.id)– Ketua Pembina Masjid Ibn Khaldun Bogor, Prof. Dr. KH Didin Hafidhuddin, mengajak umat Islam untuk memperbanyak doa bagi rakyat Palestina dan keselamatan Masjid Al-Aqsa pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Ajakan tersebut disampaikan Kiai Didin saat memberikan sambutan setelah pelaksanaan ibadah qiyamul lail di Masjid Ibn Khaldun, Kota Bogor, pada Rabu dini hari (11/3/2026).

Usai salat tahajud, para jamaah bersama-sama membaca zikir dan doa Al-Ma’tsurat, yang menurut Kiai Didin merupakan amalan yang telah dibiasakan oleh para sahabat Nabi, tabi’in, hingga tabi’ut tabi’in.

Menurutnya, zikir tersebut bertujuan untuk memantapkan hati umat Islam dalam berjuang serta memperkuat komitmen dalam menjalankan amal saleh.

“Pembacaan zikir dan doa Al-Ma’tsurat ini dibiasakan oleh para sahabat Nabi, tabi’in, dan tabi’ut tabi’in, bahkan juga oleh para mujahidin, agar hati kita semakin mantap dalam berjihad dan beramal saleh,” ujar Kiai Didin.

Ketua Umum Badan Kerja Sama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI) itu berharap para jamaah dapat konsisten membaca zikir tersebut selama 10 malam terakhir Ramadan, yang merupakan waktu paling istimewa dalam setahun bagi umat Islam.

Dalam kesempatan itu, Kiai Didin menegaskan bahwa salah satu doa yang penting untuk terus dipanjatkan adalah doa untuk rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai kezaliman Israel dan sekutunya.

“Kita harus selalu memanjatkan doa untuk Palestina. Kita memohon kepada Allah agar memberikan pertolongan kepada saudara-saudara kita yang berjuang di Palestina dan mempertahankan Masjid Al-Aqsa dari kejahatan Israel,” katanya.

Kiai Didin juga mengingatkan agar umat Islam tidak terpecah oleh perbedaan pandangan di tengah konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

“Terkait situasi perang Israel, Amerika, dan Iran saat ini, kita jangan dulu berpikir soal Sunni atau Syiah. Kita sedang menghadapi kafir yang zalim, yaitu Israel dan Amerika,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini akses ibadah di Masjid Al-Aqsa ditutup oleh penjajah Israel. Karena itu, umat Islam diminta untuk memperbanyak doa pada malam-malam terakhir Ramadan agar Allah memberikan kekuatan kepada kaum Muslimin yang menjaga dan mempertahankan masjid suci tersebut.

“Kita berdoa di sepuluh malam terakhir Ramadan agar Allah memberikan kekuatan kepada kaum Muslimin yang menjaga Masjid Al-Aqsa. Kita yakin Allah akan menghancurkan orang-orang zalim,” kata Kiai Didin.

Menurutnya, doa dan kepedulian terhadap Palestina merupakan bukti bahwa umat Islam di berbagai belahan dunia tetap bersatu sebagai satu umat.

Kiai Didin juga mengingatkan bahwa Ramadan merupakan bulan yang sarat dengan sejarah kemenangan umat Islam. Ia mencontohkan Perang Badar pada tahun kedua Hijriah, ketika 313 pasukan Muslim mampu mengalahkan lebih dari 1.300 pasukan Kafir Quraisy.

“Karena mereka konsisten dan bersandar kepada Allah, maka Allah memberikan kemenangan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Ramadan 1364 Hijriah, yang semakin menegaskan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh kemenangan.

“Karena itu kita harus terus berjuang menyuarakan kebenaran agar negeri ini semakin baik ke depannya, dan tentunya agar Palestina juga bisa meraih kemerdekaannya,” tutupnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 4 =