Home News Update Dunia Islam PIMPIN KABINET, FATIMA EL MANSOURI JADI PM PEREMPUAN PERTAMA MAROKO

PIMPIN KABINET, FATIMA EL MANSOURI JADI PM PEREMPUAN PERTAMA MAROKO

0
18
PM Maroko Fatima Ezzahra El Mansouri.

Rabat (islamic-center.or.id) — Raja Maroko Mohammed VI telah menunjuk Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai perdana menteri, menjadikannya perempuan pertama yang memegang jabatan tersebut dalam sejarah negara itu.

Penunjukan tersebut menyusul pemilu parlemen pada 23 September 2026, yang mana Partai Keaslian dan Modernitas (Authenticity and Modernity Party/PAM) yang dipimpin Mansouri mengamankan posisi pertama dengan meraih 97 kursi, sebagaimana diumumkan oleh Kementerian Rumah Tangga Kerajaan, Protokol, dan Kanselir dalam sebuah pernyataan resmi.

Berdasarkan konstitusi Maroko, raja menunjuk perdana menteri dari partai politik yang memperoleh kursi terbanyak di Dewan Perwakilan Rakyat yang beranggotakan 395 kursi—majelis rendah parlemen—dengan para menteri kabinet yang selanjutnya diangkat atas usulan perdana menteri.

Pernyataan pihak istana mengonfirmasi bahwa Raja Mohammed VI menerima kedatangan Mansouri, yang merupakan koordinator kepemimpinan kolektif PAM, di Istana Kerajaan di Rabat untuk secara resmi menugaskannya membentuk pemerintahan baru.

Konsultasi Koalisi

Dalam pernyataannya usai pertemuan tersebut, Mansouri menggambarkan keputusan raja sebagai “momen bersejarah” bagi negaranya.

“Ini adalah pertama kalinya seorang perempuan ditunjuk untuk memimpin pemerintahan, yang menjadi sumber kebanggaan bagi saya dan bagi seluruh perempuan di negara ini,” ujar Mansouri pada Selasa (29/9/2026).

Mansouri mengonfirmasi bahwa ia akan segera memulai konsultasi di internal partainya serta lintas faksi politik lainnya untuk menyusun koalisi pemerintahan.

“Kami sepenuhnya menyadari pentingnya tahapan ini dan tingginya harapan warga, khususnya kaum muda,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa “kami akan menyusun program yang menawarkan solusi realistis dan konkret.”

Dalam pemilu legislatif tersebut, Partai Reli Nasional Independen (National Rally of Independents/RNI) menempati posisi kedua dengan 66 kursi, disusul ketat oleh Partai Istiqlal dengan 65 kursi dan Partai Keadilan dan Pembangunan (Justice and Development Party/PJD) dengan 54 kursi.

Mansouri menanjak dalam panggung politik nasional sejak pendirian partai pada tahun 2008, dan mengukir sejarah pada tahun 2009 ketika ia menjadi wali kota perempuan pertama di Marrakesh.[]

Sumber: TRT World & Agensi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eleven − 11 =